Herman Deru Ajak Bupati Wali Kota Wujudkan Sumsel Lumbung Pangan Nasional

    Gonti Hadi Wibowo - 06 April 2021 20:42 WIB
    Herman Deru Ajak Bupati Wali Kota Wujudkan Sumsel Lumbung Pangan Nasional
    Gubernur Sumsel, Herman Deru, menghadiri Rakorwasinkeubang 2021 di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa, 6 April 2021. Dokumentasi/ istimewa



    Palembang: Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, mengajak Bupati dan Wali Kota bersinergi mengawal pengawasan program Sumsel lumbung pangan nasional.

    Hal itu diungkapkan Herman Deru saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Intern Keuangan dan Pembangunan (Rakorwasinkeubang) 2021 yang digelar Badan Pemeriksan Keuangan dan pembangunan (BPKP) Sumsel di Hotel Aryaduta Palembang.






    "Ini adalah Rakor pertama bersama Bupati dan Wali Kota serta instansi teknis dan pengawasan. Dari Rakor ini kita harapkan dapat mengoptimalisasikan peran dan fungsi semua jajaran di Pemprov Sumsel untuk mewujudkan program Sumsel lumbung pangan nasional," kata Deru, Selasa, 6 April 2021.

    Baca: BNPB: 128 Orang Meninggal Akibat Bencana Alam di NTT

    Deru mengatakan dalam masa pandemi covid-19 sektor pertanian di Sumsel masih memberikan kontribusi yang besar dalam pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

    Menurutnya Sumsel juga dengan kondisi geografis memiliki potensi sumber daya pertanian yang sangat besar bahkan jumlah produksi padi masuk dalam lima besar nasional.

    "Karena itu Pemprov mencanangkan Sumsel menjadi lumbung pangan dan menargetkan menjadi Provinsi dengan produksi padi nomor tiga secara nasional," jelasnya.

    Deru menjelaskan pembangunan bidang pertanian termasuk dalam misi pertama dan sasaran ketiga yaitu membangun Sumsel berbasis ekonomi kerakyatan yang didukung sektor pertanian, industri, UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan di perkotaan maupun pedesaan dengan sasaran meningkatnya kesejahteraan petani dan kedaulatan pangan.

    "Bagaimana metode pengawasan yang akan dilakukan instansi berwenang baik BOKP maupun inspektorat tadi sudah kita bahas dari ulu ke hilir sektor pertanian. Ini butuh kerja parsial karena permasalahannya sangat kompleks mulai dari petani sampai regulasi," ungkapnya.

    Adapun Rakorwasinkeubang ini merupakan langkah awal dalam menyatukan derap langkah Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) di Sumsel untuk memgawal tata kelola keuangan dan program pembangunan.

    Dimana saat ini dimulai dengan mengawal program bidang pertanian khususnya produksi beras untuk tercapainya peningkatan produksi pertanian Sumsel menuju lumbung pangan nasional.

    "Ini akan menjadi langkah awal kita menyamakan persepsi untuk menentukan langkah-langkah apa yang harus diambil agar dapat mengawal prestasi dan meningkatkan kolaborasi, sinergitas, kerjasama dalam pengawasan," ujarnya

    Sementara Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian dan Kemaritiman Sumsel, Salamat Simanullang, mengatakan pihaknya mengajak semua berkolaborasi untuk menjaga akuntabilitas keuangan di Sumsel.

    "Kita tahu penyelenggaraan pembangunan di daerah banyak tantangannya. Dimana beberapa sasaran pembangunan di berbagai daerah belum dapat diwujudkan," kata Salamat.

    Menurutnya selain itu dalam pengawasan yang dilakukan BPKP RI masih menemukan progam yang belum dirancang dengan baik dan terkotak-kotak.

    Maka dari itu, pihaknya menilai perlunya koordinasi dan harmonisasi antar semua pihak terkait untuk pengalawan akuntabilitas keuangan di Sumsel.

    "Terimakasih kepada Gubernur Sumsel dan kepala daerah Bupati dan Wali Kota atas penyelenggaraan ini. BPKP siap berkolaborasi dalam peningkatan kualitas. Semoga dalam pengawasan akuntabilitas ini selalu dimudahkan," ujarnya.

     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id