Dishub Kota Tangerang Tunggu Juknis Larangan Mudik

    Hendrik Simorangkir - 07 April 2021 16:58 WIB
    Dishub Kota Tangerang Tunggu Juknis Larangan Mudik
    ilustrasi Medcom.id



    Tangerang: Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) terkait larangan mudik Lebaran 2021 dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Pihaknya saat ini hanya bisa menunggu dua hal tersebut turun untuk diterapkan.

    "Intinya kami masih menunggu juklak dan juknis seperti apa, teknis pelarangannya di lapangan seperti apa dari BPTJ," kata Kepala Dishub Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, Rabu, 7 Maret 2021.






    Baca: Jatim Kirim Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

    Wahyudi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan BPTJ terkait operasional Terminal Poris Plawad serta juklak dan juknis larangan mudik dalam waktu dekat.

    "Nanti kami koordinasi dengan Kemenhub (Kementerian Perhubungan) dan BPTJ," jelasnya.

    Dishub Kota Tangerang saat ini masih belum menentukan sikap terkait pendirian posko pantau untuk mencegah warga mudik. Bahkan Wahyudi menambahkan pihaknya akan siap membantu BPTJ dalam penjagaan terhadap pemudik di Terminal Poris Plawad jika diperlukan.

    "Terkait pendirian posko pantau, kami masih menunggu juklak dan juknis dari BPTJ. Tapi kami siap untuk membantu BPTJ untuk melakukan penjagaan," ungkapnya.

    Sebelumnya Kemenhub akan segera menerbitkan Peraturan Menhub (Permenhub) Pengendalian Transportasi pada masa Idul Fitri Tahun 2021.

    Peraturan ini sebagai dukungan sekaligus tindak lanjut terhadap larangan mudik yang sudah diumumkan pemerintah melalui Menko PMK Muhadjir Effendy, dalam rangka mencegah terjadinya lonjakan kasus covid-19.

    Menko PMK Muhadjir Effendy pun telah mengeluarkan surat kepada para Menteri dan Kepala Lembaga pada 31 Maret 2021, yang berisi keputusan untuk meniadakan kegiatan mudik Lebaran tahun 2021.

    Larangan mudik 2021 berlaku baik untuk aparatur sipil negara, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat. Larangan mudik akan berlaku pada 6-17 Mei 2021.

    Adapun sebelum dan sesudah tanggal itu, diimbau pada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan ke luar daerah, kecuali benar-benar dalam keadaan mendesak dan perlu.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id