Populer Daerah, Gempa di Nias Barat Hingga 21 Kru KN Adhara Tertular Covid-19

    Lukman Diah Sari - 15 Mei 2021 08:00 WIB
    Populer Daerah, Gempa di Nias Barat Hingga 21 Kru KN Adhara Tertular Covid-19
    ilustrasi Medcom.id



    Jakarta: Sejumlah berita di daerah pada Jumat, 14 Mei 2021, menarik perhatian pembaca. Pertama, bencana gempa bumi mengguncang Nias Barat, Sumatra Barat.

    Kedua, sebanyak dua kabupaten di Kalimantan Selatan dilanda banjir. Terakhir, puluhan kru kapal navigasi Adhara di Bintan tertular covid-19.

     



    Berikut tiga berita populer di daerah pada Jumat, 14 Mei 2021:

    1. Gempa Magnitudo 7,2 Guncang Nias Barat

    Gempa bermagnitudo 7,2 mengguncang wilayah Sumatra Utara, Jumat, 14 Mei 2021 pukul 13.33 WIB. Gempa tepatnya terjadi di 141 kilometer Barat Daya Nias Barat, Sumatra Utara.
     
    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat mencatat gempa di kedalaman 19 km. Gempa tidak berpotensi tsunami.
     
    "Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," saran BMKG.

    Selengkapnya baca di sini.

    Kemudian, kekuatan gempa dimutakhirkan menjadi 6,7 magnitudo. BMKG mencatat telah terjadi sembilan kali gempa susulan.  Baca di sini.

    2. Kabupaten Tanah Bumbu dan Hulu Sungai Tengah Banjir

    Hujan dengan intensitas tinggi membuat debit air Sungai Satui di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, meluap pada Kamis, 13 Mei 2021, pukul 06.00 WITA. Hal yang sama terjadi di Sungai Haruyan pada sore harinya, tepatnya pukul 18.00 waktu setempat.

    Selengkapnya baca di sini.

    Banjir di Tanah Bumbu menyebabkan 11.558 jiwa terdampak banjir. Sebagian besar warga terdampak masih bertahan di rumah masing-masing. Pihaknya mengimbau warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

    "Sekitar 3.421 KK terdampak banjir di Kecamatan Satui hingga siang hari ini," ujar Kapolsek Satui AKP Parman, melansir Antara, Jumat, 14 Mei 2021.

    Selengkapnya baca di sini.

    3. Sebanyak 21 Kru KN Adhara di Bintan Tertular Covid-19

    Sebanyak 21 kru Kapal Navigasi Adhara yang sandar di Pelabuhan Kantor Navigasi, Kijang, Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, tertular covid-19. Para kru kapal itu masih menjalani isolasi di kapal.
     
    "Nanti ditangani Dinkes Kepri untuk dibawa ke Gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kepri di Bintan. Mereka akan diisolasi di gedung itu," kata Kepala Dinas Kesehatan Bintan Gama A.F. Isnaeni, yang dihubungi dari Tanjungpinang, Jumat, 14 Mei 2021.
     
    Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjungpinang-Bintan, Agus Jamaluddin, mengatakan Gedung LPMP Kepri di Mintan sudah penuh. Sehingga harus dicari alternatif lain agar kru dan kadet KN Adhara dapat menjalani karantina mandiri.

    Selengkapnya baca di sini.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id