Ular Kobra Teror Warga Perumahan Citayam

    Octavianus Dwi Sutrisno - 11 Desember 2019 17:49 WIB
    Ular Kobra Teror Warga Perumahan Citayam
    Salah satu anak ular kobra yang ditangkap di perumahan diamankan di dalam botol. Foto: medcom.id/Octavianus
    Depok: Temuan puluhan ular kobra meresahkan warga Royal Citayam Residence, Desa Susukan, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Reptil tersebut kerap ditemukan berkeliaran di pekarang musala dan rumah warga sepekan terakhir. 

    "Sudah sepekan ini bersama TNI, petugas Damkar, dan Komunitas Pencinta Reptil berusaha mengamankan ular kobra di wilayah ini, kurang lebih 34 ular kobra telah ditangkap," ujar  Bhabinkamtibmas Desa Susukan, Polsek Bojong Gede, Brigadir Polisi Isnan kepada Medcom.id, Rabu, 11 Desember 2019.

    Dia menuturkan ular yang ditemukan rata-rata masih berukuran kecil, seakan baru menetas. Sebagian besar ditemukan di tempat yang lembab.

    "Sebagian besar ular yang kami dapati bersembunyi di tumpukan genting, celah rumah, teras rumah warga, sekitaran perumahan," bebernya.

    Dia menduga banyaknya ular di sekitar perumahan lantaran lingkungan sekitar yang masih dikelilingi kebun dan pohon bambu. Kondisi tersebut diduga adalah habitat ular kobra. 

    "Menurut ahli pencinta reptil, November hingga Desember waktu menetasnya telur ular kobra. Kemungkinan besar ini anak ular mencari makan masuk ke rumah warga," bebernya. 

    Isnan menerangkan untuk langkah sementara dilakukan pengasapan di sekitar perumahan untuk memancing ular keluar. Selain itu juga dilakukan kerja bakti membersihkan lingkungan.

    "Kami mengimbau warga agar mengepel lantai rumah, karena ular tidak suka tempat yang wangi. Menurut komunitas pecinta reptil, ini adalah fenomena yang wajar," paparnya.

    Seorang warga perumahan, Cici, menjelaskan anak ular kobra yang pernah ditemukan berukuran kecil berwarna hitam. Warga takut karena jumlahnya banyak dan berbisa.

    "Kayaknya ada induknya, makanya warga sekarang bersama petugas dan tim pecinta ular sedang mencari induknya," ucapnya.

    Warga lainnya, Urip, menerangkan awalnya ular ditemukan di belakang musala sekira 15 ekor. Anak ular itu didapati di lantai, penyimnpan buku, dan di bawah karpet musala. 

    "Kemarin ditemukan warga di tempat pengajian anak-anak di dalam musala," imbuhnya. 



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id