Polisi Periksa Kadisdik Sulsel Terkait Dugaan Korupsi

    Muhammad Syawaluddin - 19 Juni 2019 20:20 WIB
    Polisi Periksa Kadisdik Sulsel Terkait Dugaan Korupsi
    Kasatreskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 19 Juni 2019. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin.
    Makassar: Penyidik Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar memeriksa Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo terkait kasus dugaan korupsi pengadaan kapal latih Disdik Sulsel sebanyak 8 unit senilai Rp34 miliar.

    "Dia (Irman Yasin Limpo) tadi diperiksa kurang lebih tiga jam," kata Kasatreskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko saat dikonfirmasi di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 19 Juni 2019.

    Indratmoko menjelaskan bahwa Irman datang sekitar pukul 09.00 Wita dan baru selesai pada pukul 12.00 Wita. Dia datang tanpa didampingi oleh pengacara dan hanya ditemani seorang ajudan.

    Dalam pemeriksaan tersebut, Irman dicecar 25 pertanyaan sekaitan dengan kasus dugaan korupsi pengadaan kapal latih sebanyak 8 unit itu. Pengadaan kapal latih Disdik tersebut Disdik Sulsel menganggarkan sebanyak Rp34 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018.

    "Ada sebanyak 25 pertanyaan, sekitar pengetahuan beliau terkait dengan pengadaan kapal latih SMK," ungkap Indratmoko.

    Dalam proses pendalaman kasus delapan unit kapal untuk delapan sekolah SMK di Sulawesi Selatan itu pihak kepolisian telah memeriksa belasan saksi yang diduga mengetahui terkait pengadaan kapal yang diresmikan pada 17 Januari 2019 lalu itu. 

    "Sudah ada belasan (saksi) yang diperiksa, dari tim lelang, Tehnis, PPTK, termasuk ahli perkapalan sudah ambil keterangan sebagai saksi," jelas Indratmoko.

    Dalam proses pemeriksaan terhadap Irman Yasin Limpo tersebut, penyidik menilai bahwa dia cukup kooperatif dalam menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh personel.

    Sekedar informasi Kapal Latih SMK dengan kapasitas berat 40 ton itu diresmikan secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo di Pelabuhan Untia, Kecamatan Biringkanaya Kita Makassar.

    KM Kapal Latih SMK yang berjumlah 8 unit ini merupakan fasilitas prakterk lapangan yang disediakan oleh Pemprov Sulsel melalui APBD yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp34 miliar.

    Delapan kapal ini, nantinya akan diserahkan kepada 8 sekolah SMK kemaritiman di Sulsel. Di antaranya SMK 9 Makassar, SMK 2 Bantaeng, SMK 3 Jeneponto, SMK 1 Takalar, SMK 1 Selayar, SMK Negeri 7 Pinrang, SMK Negeri 3 Bulukumba, dan SMK Negeri 7 Bulukumba.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id