Korban Tabrakan Kapal BPPT Masih Dicari

    Antara - 03 November 2019 11:19 WIB
    Korban Tabrakan Kapal BPPT Masih Dicari
    Ilustrasi - Medcom.id.
    Sukabumi: Kapal Baruna Jaya 1 milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bertabrakan dengan kapal congkreng milik nelayan asal Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Seorang nelayan hilang dalam tabrakan kapal tersebut. 

    "Kantor SAR Banten sudah meminta bantuan ke Pos SAR Palabuhanratu untuk mencari jasad nelayan yang hilang pada saat kecelakaan yang terjadi pada Sabtu, 2 November 2019," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Jakarta Basarnas I Made Oka Astawa di Sukabumi, Minggu, 3 November 2019.

    Pihaknya dan petugas Polair Polres Sukabumi, TNI Angkatan Laut, serta unsur SAR lainnya bergerak ke lokasi kejadian sejak Sabtu malam, 2 November 2019, untuk menjemput dua nelayan kapal congkreng. Kedua nelayan tersebut berhasil diselamatkan, kini tinggal satu korban hilang.

    Kepala Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Sukabumi Dede Ola menambahkan sudah meminta bantuan kepada petugas potensi SAR untuk mencari satu nelayan hilang. Diduga korban tenggelam saat kecelakaan terjadi. 

    Pihaknya belum mengetahui detail insiden tabrakan antara dua kapal laut di perairan Banten tersebut. Dia mengatakan dua nelayan yang selamat masih trauma dan belum bisa dimintai keterangan.

    "Ketiga korban ini berangkat dari perairan laut Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi ke wilayah laut Banten, karena lokasi kecelakaan merupakan perbatasan. Kami berharap tim SAR bisa segera menemukan nelayan asal Cikembang, Kecamatan Cisolok yang hilang tersebut," kata dia.  

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id