Dua Pemuda Ditangkap Gara-gara Pamer Senjata Api

    Amaluddin - 07 Januari 2020 15:58 WIB
    Dua Pemuda Ditangkap Gara-gara Pamer Senjata Api
    Polda Jatim tangkap dua pemuda asal Jember atas kepemilikan senjata api rakitan ilegal, serta ribuan pil dobel L. (Foto: Medcom.id/Amal)
    Surabaya: Dua pemuda asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditangkap polisi lantaran memiliki senjata api rakitan ilegal. Keduanya yakni, SA, 35, dan DE, 31. 

    Wakil Direktur Resor Kriminal Polda Jatim AKBP Fadli Widiyanto mengungkapkan, SA dan DE mengaku memiliki senjata api untuk gaya-gayaan. 

    "Senpi rakitan jenis revolver kaliber 38 itu dibeli pelaku untuk bergaya, biar semakin percaya diri saat menjual pil dobel L," kata dia, di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa, 7 Januari 2020.

    Menurut Fadli, senjata yang dimiliki pelaku merupakan rakitan senapan angin yang telah dimodifikasi dengan membesarkan laras dan menambah silinder. Selain senpi, polisi juga menemukan enam peluru aktif. 

    Fadli mengatakan SA telah empat bulan memiliki senjata api. Namun selama itu, senjata api tersebut belum pernah dipakai alih-alih untuk pamer.

    "Mereka mengaku mendapat senpi dari seseorang warga Banyuwangi. Senpi itu digadaikan kepada pelaku SA, dengan harga Rp5 juta. Kemudian, pelaku memanfaatkan senpi itu sebagai alat pertahanannya untuk melancarkan aksinya menjual pil dobel L," katanya.

    Terkait kepemilikan narkoba, SA dan DE memiliki 36 ribu butir pil dobel L. Keduanya mengaku menjual pil dobel L dengan harga Rp10 ribu per lima butir. Mereka biasa menjualnya ke pengamen dan anak-anak jalanan.

    "Omzet yang didapatkan bisa mencapai Rp1,5 juta per hari. Untuk kasus narkobanya ini, kami limpahkan ke Polres Jember untuk pengembangan lebih lanjut. Sementara Polda Jatim akan selidiki terkait senpinya," jelas dia.

    Kedua tersangka kini dijerat Pasal 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata ilegal dan Pasal 197 subsider Pasal 196 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun penjara.


    (MEL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id