Ini Rekayasa Lalu Lintas Selama Uji Coba Stasiun Malang Baru

    Daviq Umar Al Faruq - 12 Mei 2021 14:30 WIB
    Ini Rekayasa Lalu Lintas Selama Uji Coba Stasiun Malang Baru
    Situasi Stasiun Malang Baru, Jawa Timur, Minggu, 9 Mei 2021. Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq



    Malang: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya tengah melakukan uji coba pengoperasionalan sisi timur Stasiun Malang Baru, Jawa Timur. Rekayasa lalu lintas pun diberlakukan mulai Senin, 10 Mei 2021. 

    "Uji coba ini meliputi alur pelayanan penumpang untuk keberangkatan kereta jarak jauh dan juga sistem keluar masuk kendaraan yang akan menuju dan keluar Stasiun Malang Baru sisi timur," kata Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Rabu, 12 Mei 2021.

     



    PT KAI Daop 8 Surabaya dan Dinas Perhubungan Kota Malang memberlakukan dua rekayasa lalu lintas. 

    Pertama, pintu masuk Stasiun Malang Baru berada di sisi selatan. Pengendara yang akan masuk stasiun diharuskan masuk melalui arah Buk Gluduk Viaduk. Sementara, untuk kendaraan yang akan masuk dari arah Jalan Panglima Sudirman, dilarang langsung belok kanan.

    Kedua, pintu keluar Stasiun Malang Baru berada di sisi utara. Pengendara diharuskan belok kiri ke arah Jalan Panglima Sudirman karena kendaraan tidak boleh langsung ke arah kanan.

    Baca: Kadin Jepara Tunggu Skema Vaksinasi Gotong Royong

    Stasiun Kereta Api Malang direvitalisasi atau ditata ulang beberapa waktu lalu. Upaya tersebut dilakukan untuk mengundang lebih banyak lagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang, Jawa Timur.

    Desain pengembangan Stasiun Malang Baru menggunakan konsep sirkulasi pengkondisian udara yang memberikan sistem go green. Kemudian, konsep estetika stasiun tersebut terinspirasi dari bentuk Gunung Putri Tidur. 

    Pengembangan Stasiun Malang Baru terintegrasi dengan bangunan Stasiun Malang eksisting dimana akan dibangun skybridge sebagai penghubung antara Stasiun Malang sisi timur dan sisi barat.

    Pengembangan Stasiun Malang Baru ini akan dilakukan dalam dua tahap. Saat ini, pengembangan tahap I berupa pembangunan Stasiun Malang sisi timur dan pembangunan skybridge sedang berlangsung.

    Stasiun Malang Baru pengembangan tahap I akan memiliki luas bangunan 2.086 meter persegi, luasan parkiran 7.826 meter persegi dan ukuran skybridge 6,5 x 72 meter. 

    Stasiun ini diperkirakan bisa menampung pengunjung sebanyak 2.450 orang. Nilai proyek pembangunan tahap I ini menelan biaya Rp 54,5 Miliar.

    (SYN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id