PSBB Ketat, Pemkot Tangsel Optimalkan 3T

    Farhan Dwitama - 07 Januari 2021 20:19 WIB
    PSBB Ketat, Pemkot Tangsel Optimalkan 3T
    ilustrasi Medcom.id
    Tangerang: Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan mengoptimalkan berbagai cara untuk menekan penyebaran covid-19. Hal tersebut dilakukan guna mengadaptasi pembatasan ketat aktivitas masyarakat Tangsel berdasarkan kebijakan Pemerintah Pusat.

    "Serta kita juga akan mengoptimalisasi 3-T yakni tracking, testing, dan treatment," kata wakil wali kota Tangsel, Benyamin Davnie, dalam keterangan tertulis, Kamis, 7 Januari 2021.

    Baca: Anak Wakil Wali Kota Tangerang Dituntut 10 Bulan Penjara

    Benyamin menjelaskan dengan langkah tersebut Pemkot Tangsel sudah menyiapkan maksimal ruang perawatan bagi kasus positif covid-19. Jika nantinya ditemukan lonjakan dari proses 3 T tersebut.

    Selanjutnya pengawasan mengenai proses PSBB ketat tersrbut, juga akan kembali dimaksimalkan. Agar masyarakat akan lebih segan untuk melakukan pelanggaran yang ditetapkan pada masa PSBB yang akan berlangsung selama 11 januari hingga 25 Januari mendatang.

    "Pemkot akan melaksanakan pengetatan pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan, dengan meningkatkan pelaksanaan Operasi Yustisi yang akan dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), aparat Kepolisian, dan melibatkan unsur TNI," jelasnya.

    Dari proses itu juga, Pemkot Tangsel mengaku akan terus memantau pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dengan melakukan evaluasi dan monitoring secara intensif.

    "Dalam implementasinya, Pemkot akan menguatkan pelaksanaan Operasi Yustisi, untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, dan mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pencegahan covid-19," ungkap Benyamin.

    Berdasarkan data dari rilis yang dikeluarkan Humas Pemkot Tangsel, saat ini angka kematian covid-19 mencapai 5 persen. Angka ini naik dari angka sebelumnya yaitu 4,3 persen. Kemudian angka kesembuhan mencapai 84,4 persen.

    Sementara angka okupansi ruang isolasi di Tangsel kini sudah mencapai 92 persen. Dengan ruang ICU yang sudah digunakan sebanyak 96 persen.

    "Dengan keadaan angka tersebut diharapkan masyarakat bisa lebih disiplin, agar bisa pelaksanaan proses pencegahan penularan Covid-19 bisa dilakukan dengan maksimal," ujar Benyamin.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id