7 Daerah di Sumsel Berlakukan PPKM Mikro

    Gonti Hadi Wibowo - 09 April 2021 09:38 WIB
    7 Daerah di Sumsel Berlakukan PPKM Mikro
    Plh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sumsel, Akhmad Najib. Foto: Istimewa



    Palembang: Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru mengeluarkan surat edaran kepada tujuh kabupaten/kota untuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Tujuh daerah itu ditunjuk lantaran saat ini berstatus wilayah zona oranye.

    "Surat edaran itu sudah ditandatangi langsung Gubernur Sumsel sesuai dengan tindaklanjut instruksi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri)," kata Plh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sumsel, Akhmad Najib, Jumat, 9 April 2021.






    Najib mengatakan ketujuh daerah itu tersebut ialah Palembang, Prabumulih, Lubuklinggau, Banyuasin, Ogan Komering Ulu (OKU), Musi Rawas, dan Muara Enim.

    Dalam surat edatan itu memuat agar kepala daerah di tujuh kabupaten/kota itu diminta memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat dengan dilakukan pertimbangan kriteria zonasi pengendalian wilayah sampai tingkat RT. 

    "Dalam pelakasanannya untuk daerah tersebut, jika terdapat tiga sampai lima rumah dengan kasus konfirmasi positif covid-19 dalam satu RT selama 7 hari terakhir tentu di dalam pengendaliannya untuk isolasi mandiri," ungkapnya.

    Sedangkan bagi PPKM Mikro yang berada di tujuh Kabupaten dan Kota itu untuk melakukan koordinasi mulai dari RT/RW, Kepala Desa, Lurah sampai seterusnya dengan membentuk posko tingkat desa sampai kelurahan.

    "Bagi wilayah yang belum membentuk posko dan terhadap wilayah yang sudah membentuk posko agar lebih mengoptimalisasikan peran dan fungsinya," katanya.

    Menurutnya, pengaturan dalam PPKM berbasis mikro ini sampai dengan pemerintah desa, kelurahan dengan mengintesifkan disiplin protokol kesehatan, begitu juga dalam penanganannya mengoptimalkan peran camat seluruhnya seperti 3T (Tracing, Testing, Treatment) serta memperlakukan kesehatan perilaku hidup bersih.

    "Pemberlakuan PPKM Mikro ini terhitung dari 6 April sampai 19 April 2021 dan dapat diperpanjang sesuai dengn ketentuan perundang-undangan yang berlaku," ungkapnya.

    Sedangkan untuk 10 Kabupaten dan Kota lainnya, Najib meminta untuk tetap memperkuat dan meningkatkan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat mematuhi protokol kesehatan.


    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id