Populer Daerah; Penangkapan Teroris hingga Pengungsi Gunung Merapi Reaktif Covid-19

    Meilikhah - 09 November 2020 08:00 WIB
    Populer Daerah; Penangkapan Teroris hingga Pengungsi Gunung Merapi Reaktif Covid-19
    Para pengungsi Gunung Merapi dari dua dusun Desa Keningar, dan Desa Dukun, Kabupaten Magelang. (Foto: AFP/Agung Supriyanto)
    Jakarta: Akhir pekan, 8 November 2020, sejumlah peristiwa terdokumentasi dalam kanal Daerah Medcom.id. Salah satunya penangkapan empat terduga teroris di Lampung.

    Selain kejahatan, peristiwa tak kalah mengejutkan datang dari tindak lanjut status siaga Gunung Merapi. Sejumlah pengungsi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terindikasi covid-19.

    Berikut rangkumannya.

    1. Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris dari Lampung

    Bandar Lampung: Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri telah menangkap empat terduga teroris asal Kabupaten Pringsewu, Panjang (Bandarlampung), dan Kota Metro, Provinsi Lampung.
     
    "Iya benar, ada penangkapan terduga terorisme," kata salah satu anggota Tim Densus 88 yang identitasnya minta tidak disebutkan, Minggu, 8 November 2020.

    Selengkapnya, di sini.

    2. Pengungsi Gunung Merapi di Magelang Reaktif Covid-19

    Magelang: Hasil tes cepat (rapid test) covid-19 terhadap para pengungsi warga kawasan Gunung Merapi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sebanyak sembilan orang dinyatakan reaktif.
     
    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto, mengatakan mereka yang reaktif langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Merah Putih Kabupaten Magelang untuk ditindaklanjuti dengan tes usap (swab).
     
    "Tes cepat dilakukan kepada semua pengungsi, untuk mengantisipasi penyebaran covid-19," ujarnya, Minggu, 8 November 2020.

    Selengkapnya, di sini.

    3. Hasil Swab Diduga Tak Akurat, 3 Jemaah Umrah Positif Covid-19

    Surabaya: Sejumlah biro perjalanan umrah di Surabaya, Jawa Timur, meminta asosiasi penyelenggara ibadah haji dan umrah menunjuk beberapa laboratorium tes PCR sebagai rujukan tes swab calon jemaah. Mereka bisa bekerja sama dengan kedutaan untuk menentukan laboratorium rujukan yang benar-benar profesional.
     
    Permintaan ini disampaikan menyusul tiga jemaah umrah asal Indonesia yang positif covid-19 di Arab Saudi. Mereka menduga kasus tersebut terjadi karena tes swab yang dilakukan sebelumnya tidak akurat.
     
    “Kondisi itu tentu meresahkan. Kami khawatir kasus tiga jemaah umrah yang positif di Arab Saudi berimbas pada calon jemaah lainnya. Karena itu perlu beberapa Laboratorium PCR rujukan,” kata salah seorang pengelola travel umrah, M Ramli, Minggu, 8 November 2020.

    Selengkapnya, di sini.

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id