Berkas Penyidikan Kasus Mak Susi Dilimpahkan ke Kejaksaan

    Amaluddin - 04 Oktober 2019 17:50 WIB
    Berkas Penyidikan Kasus Mak Susi Dilimpahkan ke Kejaksaan
    Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera. (Foto: Medcom.id/Amaluddin)
    Surabaya: Berkas penyidikan koordinator lapangan insiden di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Surabaya Tri Susanti alias Mak Susi telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

    "Berkasnya sudah rampung dan diserahkan (ke Kejati Jatim)," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, di Mapolda Jatim, Jumat, 4 Oktober 2019.

    Barung mengatakan selain berkas Mak Susi, penyidik juga menyerahkan berkas penyidikan pegawai Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Syamsul Arifin. Pihaknya akan menunggu konfirmasi dari Kejati Jatim terkait kelengkapan berkas.

    "Berkasnya tinggal menunggu koreksi dari JPU," kata Barung.

    Polda Jatim telah menetapkan koordinator aksi di AMP Surabaya, Tri Susanti atau Mak Susi menjadi tersangka. Selain itu, salah satu pegawai Kecamatan Tambaksari, Syamsul Arifin juga menjadi tersangka ujaran rasialisme. 

    Tri Susanti alias Mak Susi dijerat pasal berlapis, di antaranya Pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pasal 4 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau Pasal 160 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan atau ayat 2 dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

    Sementara Samsul Arifin yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Surabaya, dijerat Pasal 4 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id