comscore

Bejat! Ayah di Jepara Tega Mencabuli Anak Tiri

Rhobi Shani - 14 Mei 2022 11:13 WIB
Bejat! Ayah di Jepara Tega Mencabuli Anak Tiri
?Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Fachrur Rozi memintai keterangan tersangka pelaku pencabulan terhadap anak tiri. Medcom.id/ Rhobi Shani.
Jepara: Aksi bejat dilakukan oleh AR, (25), warga Desa Pule, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. AR tega mencabuli anak tirinya, AN, yang masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar (SD).

Kasus ini terungkap atas laporan ibu AN, yaitu SN. Peristiwa tersebut diketahui SN saat pulang dari mengecek saldo di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) pada 4 April 2022. 
Mulanya, AR meminta istrinya mengecek saldo. Saat SN pergi ke ATM, AN sedang terbaring tidur di depan televisi. Sementara, AR berada di teras rumah.

“Sepulang dari mengecek ATM, SN masuk ke rumah dan melihat suaminya sedang melakukan oral seks pada alat kelamin korban dengan kondisi setengah telanjang,” ujar Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Fachrur Rozi, Sabtu, 14 Mei 2022.

Seketika itu, SN langsung marah-marah kepada suaminya. SN bertanya kepada anaknya yang masih duduk di bangu kelas 5 SD itu tentang apa yang sudah dia alami. 

"Kepada ibunya, korban mengaku sudah pernah disetubuhi ayah tirinya pada Sabtu, 19 Maret 2022, saat malam hari," kata Rozi.

Di hadapan polisi, AR mengaku khilaf. Alasannya, pikirannya tiba-tiba cabul karena terpengaruh adegan pada film dewasa yang dia tonton sebelum melakukan pencabulan.

“Khilaf, Pak. Karena habis lihat film (film dewasa),” kata AR.

Baca: Polres Ternate Usut Kasus Pencabulan yang Dilakukan Oknum Brimob

Selain itu, AR juga dalam pengaruh pil oplosan. Film dewasa itu dia tonton di YouTube. Sedangkan, pil oplosan itu dia dapat dari temannya.

AR menceritakan saat pencabulan pertama, istrinya sedang berada di rumah. Hanya saja, istrinya sedang memasak di dapur. AR mencabuli anak tirinya di depan TV.

“Waktu itu cuman sebentar. Jadi tidak ketahuan istri. Baru pertama kali itu. Anak saya tidak takut, diam saja,” kata AR.

Atas perbuatannya itu, Rozi menyangkakan tersangka dengan Pasal 81 dan/atau Pasal 82 Undang-undang Nomor 17/2016 tentang Perlindungan. Ancaman hukuman mencapai 15 tahun.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id