comscore

11 Anggota Ormas GMBI Jadi Tersangka, Termasuk Ketum

P Aditya Prakasa - 28 Januari 2022 18:14 WIB
11 Anggota Ormas GMBI Jadi Tersangka, Termasuk Ketum
Polisi tetapkan 11 orang sebagai tersangka kasus dugaan pengerusakan fasilitas umum dan milik negara
Bandung: Sebanyak 11 pedemo dari ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang anarkistis di Markas Polda Jawa Barat, Kamis 27 Januari 2022, telah ditetapkan sebagai tersangka. ketua umum ormas itu pun kini menyandang status tersangka.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Ibrahim Tompo, mengatakan para tersangka diduga telah melakukan perusakan fasilitas umum dan milik negara. Saat aksi demo, pagar pintu masuk Markas Polda Jawa Barat telah dirusak hingga jebol.
"11 orang ini tersangka perusakan, kita kenakan Pasal 170, 160, 406, dan ada juga yang turut membantu dan turut serta di dalamnya," kata Ibrahim di Polda Jawa Barat, Jumat 28 Januari 2022.

Dari 11 orang yang telah ditetapkan tersangka, kata Ibrahim, salah satunya adalah Ketua Umum DPP GMBI berinisial F. Namun dia belum dapat menyebutkan peran F dalam aksi yang berujung ricuh tersebut.

Baca: Polresta Cirebon Tangkap 3 Anggota Ormas GMBI Hendak Pulang ke Tegal

"Nanti perannya kita belum sebutkan di sini namun pasal yang dilanggar ini 160 juncto 170 juncto 406 juncto 55 dan 56," ucap dia.

Ibrahim mengatakan, tak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya dalam kasus itu. Saat ini, pihak penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat masih melakukan pendalaman.

"Sementara masih sebelas tersangka namun masih ada pengembangan penyidik, nanti akan ada tersangka tambahan dari pemeriksaan," kata dia.

Sebelumnya, sebanyak 731 anggota ormas GMBI diamankan polisi usai demo yang berujung kericuhan. Dari ratusan orang itu, 19 di antaranya positif mengonsumsi narkotika.

(LDS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id