comscore

Jasad Bayi yang Dibiarkan Membusuk Terkuak Tewas Dibanting Ibu Kandung

Clicks.id - 27 Juni 2022 11:51 WIB
Jasad Bayi yang Dibiarkan Membusuk Terkuak Tewas Dibanting Ibu Kandung
Polisi menunjukkan foto kondisi bayi lima bulan tewas dianiaya ibunya/ist
Surabaya: Fakta memilukan terungkap dalam kasus temuan jasad bayi yang membusuk di rumah warga di Siwalankerto, Surabaya, Sabtu 25 Juni 2022. Ternyata bayi yang baru berusia lima bulan itu dianiaya ibu kandungnya hingga meninggal.  

Selain melakukan tindakan keji membunuh darah dagingnya sendiri, pelaku bernama Eka Sari, 25, juga mengancam ibu kandungnya agar tidak melapor ke warga.
“Ini anak kandung. Sebelum meninggal dilemparkan ke tempat tidur dalam kondisi terlentang, sehingga menyebabkan lebam di kepala bagian belakang dan punggung. Kepala belakang keluar cairan,” ujar Kapolsek Wonocolo, Kompol Roycke Hendrik, Senin, 27 Juni 2022.

Eti selaku nenek sekaligus saksi itu awalnya tidak mengetahui jika cucunya sudah meninggal. Perempuan 47 tahun itu tetap membuatkan susu untuk cucunya. Namun, cucunya sudah tidak bergerak.

"Saksi Eti mengetahui saat hendak memberikan susu kepada korban. Eti mengetahui bayinya hanya diam dan sudah membiru," ujar Roycke.

Mengetahui kondisi cucunya tidak bergerak, Eti kemudian memberitahu Eka Sari. Namun, tersangka malah mengancam akan membunuh ibunya jika menceritakan ke orang lain.

"Tersangka mengancam akan membunuh saksi Eti jika memberitahu kepada suami dan tetangga jika anaknya meninggal," jelasnya.

Mendapat ancaman itu, Eti sama sekali tidak berani keluar rumah dan memutuskan mengurung diri. Sedangkan tersangka, berangkat bersama suami dan anak pertamanya ke Yogyakarta.

“Suaminya tidak tahu karena mengira bayinya tidur, sehingga Tersangka bersama suaminya dan anak pertama ke Gunung Kidul," ucapnya.

Namun Eti yang sudah tidak kuat dengan bau busuk yang dikeluarkan cucunya akhirnya memberanikan diri keluar rumah. Ia juga menceritakan semuanya ke tetangga dan pihak kepolisian.

Tak butuh waktu lama, ibu kandung korban langsung diringkus oleh petugas saat family gathering kantornya di Gunung Kidul, Yogyakarta.  

Peristiwa tersebut, kata Roycke, berawal ketika Eka Sari memandikan bayinya tersebut, pada Selasa, 21 Juni 2022, sekitar pukul 15.00 WIB. Ketika itu, si bayi menangis terus menerus.

Karena tangisannya tak kunjung berhenti, Eka langsung melemparkan bayinya tersebut ke tempat tidur. Hal tersebut menyebabkan adanya luka lebam di bagian kepala serta punggung korban.

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id