comscore

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Lumpuh Dilanda Banjir Rob

MetroTV - 24 Mei 2022 12:42 WIB
Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Lumpuh Dilanda Banjir Rob
Banjir rob setinggi satu meter yang masih menggenangi pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, menghambat aktivitas warga.(Metro TV)
Semarang: Banjir rob setinggi satu meter yang masih menggenangi pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, menghambat aktivitas warga. Para pekerja pabrik hingga calon penumpang kapal yang hendak bepergian, tertahan di depan pintu masuk pos pelabuhan.

Misliah, salah satu calon penumpang kapal, menuturkan dayang dari Banjarnegara dan hendak naik kapal menuju Pontianak, Kalimantan Barat. Namun perjalanannya terhenti lantaran kapal yang hendak dia tumpangi menunda jadwal keberangkatan akibat banjir rob.
"Saya harusnya berangkat hari ini pukul 10.00 WIB, namun tadi ada konfirmasi dari pihak agen jika keberangkatan kapal Dharma Kartika diundur besok. Saya terpaksa harus cari tempat menginap," keluh Misliah, Selasa, 24 Mei 2022.

Dia mengatakan berangkat dari Banjarnegara pada Senin siang, 23 Mei 2022, menggunakan kendaraan roda dua. Namun, ia tidak mengetahui jika kondisi pelabuhan di Semarang terendam banjir rob. 

"Saya semalam sudah di Semarang, namun banjir rob sudah menggenangi akses masuk ke pelabuhan. Enggak bisa masuk, semalam posisi masih jauh di luar sana, karena banjirnya  tinggi," ungkapnya.

Baca juga: Warga Cirebon Diimbau Waspada Banjir Rob

Hal senada dikatakan Eko, salah satu pekerja di pelabuhan. Ia mendapatkan info jika tempatnya bekerja masih terendam banjir rob hingga satu meter.

"Bagian dalam pabrik tempat saya bekerja masih terendam rob. Tingginya kurang lebih satu meter," kata Eko.

Karena tidak ada arahan libur dari tempatnya bekerja, Eko mengaku tetap masuk, meski ia bersama ratusan pekerja lainnya kesulitan untuk menembus banjir rob. Mereka yang saat ini berada pintu masuk pos empat Tanjung Emas Semarang, secara perlahan-lahan beriringan jalan kaki menuju pabrik masing-masing.

Sementara menurut Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Retno Widyaningsih, hasil analisis cuaca sementara banjir rob terjadi karena peristiwa perigee, yakni, jarak bumi dan bulan pada posisi terdekat.

Dampaknya terjadi gelombang tinggi di perairan utara laut Jawa mencapai 2,5 meter dan kondisi saat ini mendekati fase puncak pasang. Banjir rob diperkirakan berlangsung hingga Rabu, 25 Mei 2022.

"Kepada masyarakat dan instansi yang terkait agar tetap waspada terhadap terjadinya kejadian banjir rob ekstrem yang diprakirakan terjadi sampai 25 Mei 2022," tegas Retno. (Feri Nugroho/Narendra Wisnu)


(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id