Kapal Pengisi BBM Kandas di Perairan Banyutowo Pati, Laut Terancam Tercemar

    Media Indonesia.com - 11 Agustus 2021 07:39 WIB
    Kapal Pengisi BBM Kandas di Perairan Banyutowo Pati, Laut Terancam Tercemar
    Kondisi Kapal pengisi BBM kandas, sebagian besar badan kapal tenggelam di perairan laut Pati, akibat cuaca buruk, Selasa (11/8/21).Dok. Polairud Polres Pati



    Pati: Sebuah kapal pengisian bahan bakar minyak (BBM) tenggelam di perairan Banyutowo Pati, Jawa Tengah, sejak Minggu, 8 Agustus 2021. Faktor cuaca dan ombak besar menjadi kendala dalam upaya proses evakuasi kapal nahas tersebut.

    Kasatpolairud Polres Pati Iptu Sutamto saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kapal kandas di wilayah Pati utara. Kapal tersebut kandas sekitar pukul 13.00 WIB, Minggu, 8 Agustus 2021, saat melakukan perjalanan dari Semarang menuju pengisian bahan bakar di pelabuhan Juwana melewati perairan Jepara.

     



    "Sesampainya di perairan Banyutowo, tepatnya di sekitar Desa Slempung, Kecamatan Dukuhseti kapal tersebut diduga dihempaskan oleh ombak besar. Hal itu diduga juga membuat mesin kapal langsung mati sehingga kandas di perairan," kata Sutamto, Rabu, 11 Agustus 2021.

    Kini sebagian badan kapal sudah mulai tenggelam, hanya ujung dari kapal yang terlihat. Sementara tujuh Anak Buah Kapal (ABK) berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat yang kebetulan melintas diperairan tersebut.

    Baca: Polri: KMP Yunicee Tenggelam karena Kelebihan Kapasitas

    "Saat kejadian memang terdapat tujuh ABK. Semuanya berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat dan kini tengah berada di Markas Tim SAR Tunggul Wulung Banyutowo. Jadi tidak ada korban jiwa. Semuanya selamat, karena lokasi kejadian tidak terlalu jauh dari tempat nelayan cukrik mencari ikan," terangnya.

    Kini upaya evakuasi terus coba dilakukan. Meski dia mengakui cuaca dan ombak besar masih jadi kendala tersendiri.

    "Anggota kami tetap ada yang berjaga di lokasi. Nanti kalau cuaca sudah bersahabat, evakuasi kami lanjutkan," jelasnya.

    Faktor cuaca dan besarnya ombak menjadi kendala dalam upaya evakuasi, namun pihaknya semaksimal mungkin berupaya dengan prioritas keselamatan. Mengingat kandasnya kapal pengisian bahan bakar dikhawatirkan menyebabkan kebocoran, yang dapat menyebabkan pencemaran laut.

    "Semoga baik-baik saja lah," ujarnya.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id