Penambangan Pasir di Lereng Merapi Bawa Dampak Buruk

    Ahmad Mustaqim - 15 September 2021 15:49 WIB
    Penambangan Pasir di Lereng Merapi Bawa Dampak Buruk
    Tangkapan gambar dari udara saat pemantauan kondisi di sekitar Gunung Merapi oleh Pemerintah DIY. Foto: Humas Pemerintah DIY.



    Yogyakarta: Praktik penambangan pasir di lereng Gunung Merapi lebih banyak menimbulkan dampak buruk. Padahal, pasir yang muncul dari hasil letusan gunung api itu bisa memunculkan manfaat besar bila diatur dengan benar.

    "Saat memantau Gunung Merapi dengan helikopter beberapa bulan lalu, terlihat kerusakan ada di banyak titik, baik di wilayah Yogyakarta maupun Jawa Tengah," kata Ketua Pusat Studi Manajemen Bencana (PSMB) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Eko Teguh Paripurno dihubungi Medcom.id, Rabu, 15 September 2021.

     



    Komentar Eko tersebut merupakan tanggapan atas langkah Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang menutup 14 akses penambangan pasir di lereng Gunung Merapi. Penutupan penambangan itu ditempuh dengan dalih dilakukan ilegal.

    Eko menjelaskan, penambangan pasir di lereng Gunung Merapi banyak dilakukan tidak benar. Selain tidak dilakukan di lokasi yang benar, penambangan itu akan menimbulkan kerusakan yang panjang.

    Baca: Sri Sultan Sebut Lereng Merapi Rusak Parah karena Tambang Pasir

    Ia mengatakan, penambangan pasir yang dilakukan tak sesuai tempatnya akan merusak morfologi lingkungan, menambah sedimen erosi, merusak fungsi resapan air, hingga dampak ke biota, budaya, dan biologi.

    "Penambangan pasir mestinya bisa menyejahterakan masyarakat sekitar, tapi khittahnya telah disalahgunakan. Bahkan kerusakan akibat penambangan pasir lereng Merapi di Klaten dan Magelang lebih parah," kata dia.

    Ia menuturkan, material pasir akibat erupsi Gunung Merapi sejatinya bisa mengganti  dampak kerusakan saat gunung tersebut erupsi. Syaratnya, material jutaan kubik yang keluar itu ditambang dan dikelola dengan benar.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id