Sirkuit Balap F1 Bakal Dibangun di Batam

    Anwar Sadat Guna - 04 Juni 2021 17:46 WIB
    Sirkuit Balap F1 Bakal Dibangun di Batam
    Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo dan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Medcom.id/Anwar Sadat Guna



    Batam: Pulau Batam, Kepulauan Riau, dalam waktu dekat akan memiliki sirkuit balap Formula 1 (F1) bertaraf internasional. Lahan seluas 154 hektare telah disiapkan.

    Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengatakan sirkuit ini nantinya akan terintegrasi dengan berbagai bidang di Batam, salah satunya adalah sektor pariwisata. 

     



    "Lahan yang sudah kami tinjau sudah bagus dari berbagai aspek, terutama dari geografis yang berdekatan dengan negara Singapura dan Malaysia, karena memang target kita adalah wisman (wisatawan mancanegara) dari sana," ujar Bambang di  Batam, Jumat, 4 Juni 2021.

    Menurut Ketua MPR RI tersebut, para wisman yang berasal dari kedua negara tersebut rutin berkegiatan di Batam. Seperti pelatihan dan penyaluran hobi dengan menyimpan kendaraan beserta perlengkapannya di pulau tersebut.

    "Sehingga setiap weekend, mereka tinggal bawa badan saja," lanjut dia. 

    Kebiasan tersebut diharapkan dapat mendukung pariwisata olahraga otomotif. Pembangunan sirkuit F1 diharapkan dapat mengoptimalkan devisa negara yang selama ini tercurah ke Singapura saat pelaksanaan turnamen F1. 

    "Jadi Kepri, khususnya Batam, dapat memanfaatkan momentum ini," simpul Bambang.

    Baca: BPBD Petakan 8 Daerah Rawan Tsunami di Jatim, Mana Saja?

    Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyambut positif rencana tersebut. Menurut Rudi, rencana pembangunan sirkuit bertaraf internasional ini tidak hanya akan melahirkan pariwisata olahraga otomotif, namun juga wisata perairan yang bisa dilakukan di sekitar waduk.

    Rudi mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 154 hektare yang berdekatan dengan Waduk Nongsa untuk proyek tersebut. Sebesar 35 persen lahan di sekitar lokasi tersebut juga sudah dibebaskan.

    Persiapan lainnya adalah memudahkan akses bagi para pengunjung di antaranya, konektivitas jalan, pelabuhan laut, dan bandara.

    "Bayangkan saja, jika ini sudah terbangun, berapa banyak wisatawan yang akan berkunjung? Seberapa besar perputaran ekonomi yang terjadi di Kota Batam, khususnya wilayah Nongsa? Multiplier effect-nya akan terasa sekali oleh teman-teman UMKM kita," ucap dia. 

    Rudi berharap dukungan penuh dapat diberikan oleh pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dan seluruh pemangku kepentingan yang terkait sehingga dapat dikoordinasikan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sebagai Dewan Kawasan Kota Batam. 


    (SYN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id