Bupati Ngawi Larang Berita Kematian Diumumkan Lewat Pengeras Suara

    Clicks.id - 04 Agustus 2021 19:20 WIB
    Bupati Ngawi Larang Berita Kematian Diumumkan Lewat Pengeras Suara
    SE Bupati Ngawi terkait larangan menyampaikan berita duka lewat pengeras suara di masjid dan musola.



    Ngawi: Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono melarang penyampaian berita kematian lewat pengeras suara di masjid dan musala. Tujuannya, agar tidak menganggu psikologi warga yang sakit dan sedang menjalani isolasi mandiri.

    Larangan tertuang dalam Surat Edaran Bupati Ngawi tertanggal 28 Juli 2021. "Ini adalah salah satu masukan dari masyarakat, berita kematian tidak perlu lewat pengeras suara, " ujar Bupati Ony, Rabu, 4 Agustus 2021.

     



    Berita kematian, lanjut Ony,  bisa disebar dengan sistem getok tular dan informasi melalui pesan singkat. Sehingga berita duka tidak akan diketahui warga yang sedang isoman. 

    Baca: Ngeyel Dangdutan, Penyelenggara Hajatan dan Biduan Digelandang ke Mapolres Sampang

    "Upaya ini juga dilakukan untuk mengantisipasi kecemasan seiring angka kematian akibat Covid-19 yang tinggi," ujarnya. 

    Selain melarang penyampaian berita duka, orang nomor satu di Ngawi itu juga menginstruksikan agar ambulans tak membunyikan sirine.

    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id