59 Titik Panas Muncul di NTT

    Media Indonesia.com - 27 Agustus 2020 12:20 WIB
    59 Titik Panas Muncul di NTT
    Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Banyuasin, Sumsel. (Foto: Istimewa)
    Kupang: Jelang puncak musim kemarau pada Oktober 2020, titik panas atau hotspot di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bermunculan.

    Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Kamis, 27 Agustus 2020, pukul 07.00 Wita, terpantau sebanyak 59 titik panas muncul di 17 kecamatan di tujuh kabupaten. Wilayah itu yakni Alor, Ende, Kupang, Ngada, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Sumba Timur, dan Timor Tengah Utara.

    "Jumlah titik panas yang terpantau satelit tersebut lebih banyak jika dibandingkan laporan pada Rabu, 26 Agustus 2020, sebanyak 10 titik di lima kabupaten yakni Ende, Kupang, Sumba Timur, Sikka, dan Alor," ujar Kepala BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi.

    Baca juga: Puluhan Desa di Purwakarta Terancam Kekeringan

    Agung menyebutkan hotspot terbanyak berasal dari Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, sebanyak 16 titik, dan Kecamatan Lewa, Sumba Timur sebanyak 11 titik. Kendati demikian ia memastikan jumlah titik bukan jumlah sebaran titik api atau kebakaran. 

    "Informasi sebaran titik panas merupakan indikator awal kebakaran lahan serta dapat dimanfaatkan dalam deteksi area terbakar. Citra satelit tersebut hanya menilai suhu sekitar yang diinterpretasikan sebagai titik panas," jelasnya. (Palce Amalo)

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id