Jateng Tutup Pintu untuk TKA Asal Tiongkok

    Mustholih - 05 Februari 2020 18:38 WIB
    Jateng Tutup Pintu untuk TKA Asal Tiongkok
    Tenaga kerja asing dari Tiongkok di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Foto: Medcom.id/Rhobi S
    Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menutup sementara upaya tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok kembali ke Jateng.  TKA Tiongkok yang pulang kampung untuk merayakan Imlek itu masih berada di Tiongkok karena wabah korona.

    "Harusnya mereka kembali setelah perayaan Imlek, Rabu, 5 Februari 2020. Mereka tetap tertahan di Tiongkok sampai ada peraturan untuk bisa terbang ke sini," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, Semarang, Jateng, Rabu, 5 Februari 2020.

    Dia menerangkan untuk TKA asal Tiongkok di Jateng yang hendak pulang kampung pun masih tertahan. Lantaran pihak imigrasi tidak bisa mengeluarkan izin keluar. 

    "Penerbangannya juga lock down, sementara tetap di sini sambil menguikuti perkembangan," ujarnya. 

    Sakina mengatakan Pemprov Jateng telah menyiapkan langkah antisipasi bila para TKA asal Tiongkok kembali ke Jateng. Di antaranya dengan general check up dan dikarantina selama 14 hari. 

    "Akan kita pastikan tidak ada yang terindikasi pneumonia berat. Kita harapkan TKA yang melanjutkan kerja betul-betul sehat dan bebas penyakit terutama korona," tegas Sakina.

    Sakina mengungkap sebanyak 1.982 TKA bekerja di Jateng. Mereka tersebar merata di 35 daerah di Jateng, kebanyakan bekerja di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Jepara, Grobogan, dan Sukoharjo.

    "Memang TKA didominasi dari Tiongkok, 851 orang. Sisanya ada yang dari Korea Selatan, Jepang, Taiwan, India, dan lain-lain," bebernya.





    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id