Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Karanghawu Belum Ditemukan

    23 November 2014 12:10 WIB
    Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Karanghawu Belum Ditemukan
    Tim SAR melakukan pencarian korban tenggelam yang terseret gelombang besar di Pantai Pulau Kapuk, Kecamatan Lhoknga, Kab Aceh Besar, Aceh, Jumat (10/5/2014). ANT/Ampelsa
    medcom.id, Sukabumi: Jasad Fahrul Rohman, 17, wisatawan asal Bekasi, yang hilang terseret arus di di Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hingga saat ini belum ditemukan. Namun, pencarian yang melibatkan Tim SAR gabungan dari berbagai elemen terkendala kecepatan angin yang mulai kencang.

    Warga Vila Bekasi Indah Blok H2/24 RT 04/12 Kelurahan Mangunjaya, Kecamatan Tambun, Bekasi, itu dinyatakan hilang terseret ombak pada Sabtu (22/11). "Kami masih lakukan penyisiran untuk mencari jasad korban terseret ombak. Penyisiran dilakukan hingga dua sampai empat kilometer dari lokasi kejadian," kata Koordinator Forum Koordinasi Search and Rescue Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri Assidieq saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (23/11/2014).

    Jika penyisiran belum membuah hasil, Tim SAR gabungan akan berupaya mencari ke tengah laut. Sesuai standar operasional prosedur (SOP), upaya pencarian ditargetkan selama tujuh hari.Biasanya, dalam waktu 2-3 hari jasad korban terseret ombak muncul dengan sendirinya di permukaan laut.

    "Tapi jika melihat kecepatan angin, kita harus bergerak cepat karena dikhawatirkan jasad korban akan kembali terbawa gelombang. Mudah-mudahan bisa segera ditemukan karena tim menyisir dari semua tempat," ujarnya.

    Diberitakan sebelumnya, tiga orang wisatawan asal Bekasi, Sabtu (22/11) siang, terseret gelombang Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Satu orang di antaranya tewas, satu orang hilang, dan satu orang berhasil diselamatkan.

    Berdasarkan keterangan, kejadian nahas yang dialami Putra Pranada Wanajaya, 21, Fahrul Rohman, 17, dan Riko, 17, saat mereka bersama dua orang rekannya yang lain, berenang di lokasi berbahaya. Putra, Fahrul, dan Riko, terseret ombak hingga ke tengah. Sedangkan dua rekan mereka berhasil menepi sebelum terseret ombak.

    Putra dan Riko berhasil diselamatkan, namun Fahrul terus digulung ombak. Korban selamat dibawa ke puskesmas setempat. Nahas, karena kondisinya kritis, Putra mengembuskan nafas terakhir saat mendapatkan penanganan medis. "Saat kejadian ombak sedang besar," kata Okih. (Benny Bastiandy)

    (JCO)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id