comscore

PJU Ilegal di Lombok Tengah NTB Ditertibkan

Antara - 01 Juli 2022 08:42 WIB
PJU Ilegal di Lombok Tengah NTB Ditertibkan
Salah satu PJU di Jalan Protokol Kota Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). ANTARA/Akhyar
Praya: Pemerintah Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), bekerja sama dengan PLN terus gencar melakukan penerbitan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang diduga ilegal. Hal tersebut untuk menekan biaya pembayaran listrik yang dahulu bisa mencapai Rp1, 2 miliar lebih per bulan.

"Setelah dilakukan penertiban, pembayaran listrik PJU di Lombok Tengah saat ini turun menjadi Rp866 Juta per bulan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Tengah, Supardan, di di Praya, Jumat, 1 Juli 2022.
 
Baca: Musim Kemarau di NTB Diperkirakan Berlangsung Normal

Berdasarkan data awal jumlah PJU di Lombok Timur yang dibayarkan perbualan itu sebanyak 6.000 titik, namun setelah dilakukan penertiban di tiga kecamatan yakni Kecamatan Batukliang, Peringgerate dan Jonggat jumlah PJU yang masih itu sekitar 4.475 titik.
"Artinya sekitar 1.000 titik PJU yang diduga ilegal kita telah tertibkan bersama PLN," jelasnya.

Dengan adanya temuan tersebut, pihaknya saat ini terus melanjutkan penertiban PJU di Kecamatan Janapria dan Kecamatan Praya Timur serta dilanjutkan di kecamatan lainnya.

"Penertiban ini dilakukan secara bertahap," jelas Supardan.

Untuk mencegah adanya pemasangan PJU baru, pihaknya telah melakukan kesepakatan dengan PLN, bahwa PJU yang dibayarkan tersebut harus sesuai dengan rekomendasi PJU yang telah dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan Lombok Tengah. Sehingga apabila ada ditemukan, PJU yang dipasang oleh masyarakat, tanpa ada rekomendasi dari dinas, itu bukan menjadi tanggung jawab dinas.

"Kita melakukan penertiban ini, untuk memastikan PJU yang dibayarkan pemerintah," ungkapnya.

Selain itu langkah yang akan dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan pembayaran listrik PJU tersebut, pihaknya akan melakukan penurunan waat PJU yang telah terpasang di beberapa titik. Seperti ada PJU yang lampu nya memakai 500 W, itu akan diturunkan menjadi 250 W.

"Itu salah satu cara kita untuk menurunkan pembayaran listrik PJU di Lombok Tengah," beber Supardan.
 

(DEN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id