Pascabanjir, Zeni TNI AD Kebut Perbaikan 3 Jembatan Utama di Bima

    Rendy Renuki H - 15 April 2021 00:43 WIB
    Pascabanjir, Zeni TNI AD Kebut Perbaikan 3 Jembatan Utama di Bima
    Perbaikan jembatan di Kabupaten Bima, NTB, oleh Zeni TNI AD (Istimewa)



    Jakarta: Satgas Zeni TNI AD mengebut perbaikan tiga Jembatan utama di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pascabencana banjir bandang, 3 April 2021 lalu. Jembatan utama itu menghubungkan Desa Rade-Bolo, Desa Woro, dan Desa Campa.

    Saat ini, pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Bolo dan Desa Rade masih terus dikerjakan pondasinya sebagai penyangga Acrow Panel yang akan dipasang. 






    Hingga hari kelima, personel Yonzikon 13/KE telah merampungkan sisi selatan jembatan. Serta sedang dikerjakan pondasi sisi utara dengan mengerahkan seluruh kekuatan.

    Selain di Rade, perbaikan jembatan di Desa Woro juga dikebut. Salah satu sisi jembatan dan setengah badan jembatan habis tergerus arus deras sungai akibat banjir bandang.

    Jembatan di Desa Woro harus segera diselesaikan perbaikannya. Agar jembatan yang berada di Desa Campa juga dapat diperbaiki. 

    "Kami tidak bisa memperbaiki jembatan di Desa Campa bila jembatan di Desa Woro ini belum terselesaikan, karena akses menuju Desa Campa melalui jembatan di Desa Woro," jelas Danyonzikon 13/KE Letkol Czi Alid Setiawan, lewat pernyataan resmi Dinas Penerangan Angkatan Darat, Rabu 14 April 2021.

    "Kendaraan berat kami seperti loader, truk tonase besar maupun excavator tidak bisa melewati jembatan Woro, karena separuh badan jembatan hancur, " imbuhnya. 

    Ia mengatakan bahwa pihaknya terus akan menyelesaikan tiga jembatan ini sesuai target waktu yang ditentukan. 

    "Harapan kami, ketiga jembatan ini dapat diselesaikan tepat waktu, agar masyarakat dapat kembali beraktivitas melalui akses jembatan penghubung antar desa ini, " tuturnya. 

    Selain menggunakan peralatan Zeni TNI AD, terdapat hal unik pada pengerjaan perbaikan jembatan Woro ini. Partisipasi warga pemilik gerobak kuda, juga membantu dalam proses pengangkutan batu-batu  dari sungai untuk penimbunan badan jembatan. 

    "Kuda-kuda tersebut diberdayakan untuk mengangkut material dari sungai, karena keterbatasan bila menggunakan alat berat, " ujar Letda Czi Edy Purnomo yang memimpin pengerjaan Jembatan Woro. 

    Selain fokus pada penyelesaian pembangunan dan perbaikan jembatan, juga dilakukan pendistribusian air bersih siap konsumsi ke beberapa desa yang membutuhkan.

    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id