Kejari Tangerang Ajukan Banding Vonis 18 Tahun Terdakwa Narkoba

    Hendrik Simorangkir - 06 April 2021 21:33 WIB
    Kejari Tangerang Ajukan Banding Vonis 18 Tahun Terdakwa Narkoba
    Kasie Pidana Umum Kejari Kota Tangerang, Dapot Dariarma. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir



    Tangerang: Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang ajukan banding terkait putusan Pengadilan Negeri Tangerang yang menjatuhkan hukuman 18 tahun penjara kepada seorang terdakwa kasus narkoba jenis ganja berinisial NB.

    Kejari keberatan terhadap putusan itu lantaran barang bukti yang dibawa terdakwa sebanyak 192 kilogram ganja.






    "Hukuman dari JPU (Jaksa Penuntut Umum) kita ajukan banding terkait putusan tersebut," kata Kasie Pidana Umum Kejari Kota Tangerang, Dapot Dariarma, Selasa, 6 April 2021.

    Baca: Awan Panas Guguran Merapi Meluncur 1,2 Km

    Dapot mengatakan jika pihaknya mengajukan banding lantaran terdakwa memiliki ganja tersebut sebanyak ratusan kilogram yang mana sesuai dengan program pemerintah bagi bandar narkoba agar diberikan efek jera. Hukuman dinilai harus lebih berat dari pada 18 tahun.

    "Karena tuntutan kita jelas hukuman mati karena barang bukti 192 kilogram ganja itu. Dan kalau hukumannya 18 tahun, kita tidak terima," jelasnya.

    Dapot menuturkan dalam peristiwa tersebut terdapat dua terdakwa yang diadili. Keduanya yakni NB dan DP yang ditangkap Polres Metro Tangerang Kota atas hasil pengembangan dengan barang bukti yang disita berupa enam karung berisi 176 paket ganja dengan berat 192,086 kilogram.

    "Yang baru diputus itu NB dan untuk DP nanti putusannya pada Senin, 12 April 2021. Keduanya ternyata merupakan pengembangan Polres Metro Tangerang Kota dari kasus di Karang Tengah," ungkapnya.

    Menurut Dapot jika nanti terdakwa DP pun mendapatkan hal yang sama, pihaknya akan melakukan banding lagi. "Jika banding kita nanti ditolak pengadilan, kita kasasi. Kalau kasasi ditolak juga, kita akan mengikuti petunjuk Mahkamah Agung, hingga ada bukti baru nantinya," ujarnya.

    Sementara Humas Pengadilan Negeri Tangerang, Arief Budi, menjelaskan vonis yang diberikan kepada terdakwa NB selama 18 tahun itu sudah sesuai dengan apa yang dilakukannya.

    "Karena dia itu hanya sebatas kurir bukan pengedar," kata Arief.

    Terkait rencana banding yang akan dilakukan pihak JPU, Arief mempersilakan hal tersebut lantaran merupakan hak dari Jaksa.

    "Itu hak jaksa ya, dan hak terdakwa juga untuk mengajukan banding apabila tidak puas dengan putusan ini. Jika banding nanti akan diadili lagi di Pengadilan Tinggi Banten," ungkapnya.

    Sebelumnya Polres Metro Tangerang Kota memusnahkan 192 kilogram narkotika jenis ganja dari dua tersangka berinisial NB dan DP.

    "Adapun barang bukti yang kita musnahkan ini berjenis ganja, lebih kurang 200 kilogram. Ini kita musnahkan pada hari ini sebagai upaya untuk antisipasi penyalahgunaan," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Sugeng Hariyanto, Selasa, 13 Oktober 2020.

     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id