Ary Ginanjar Tekankan Pentingnya Pondasi di Organisasi Kepemudaan

    Medcom - 03 April 2021 10:00 WIB
    Ary Ginanjar Tekankan Pentingnya Pondasi di Organisasi Kepemudaan
    Pleno I dan Rapat Koordinasi MPN Pemuda Pancasila di Depok.



    Depok: Tokoh motivator nasional Indonesia Ary Ginanjar Agustian menekankan pentingnya pondasi pada organisai kepemudaan. Layaknya Pancasila yang kuat menyatukan Indonesia.
     
    "Pada tahun 1923 ada gempa yang sangat hebat di Jepang. Semua gedung-gedung itu runtuh, kecuali cuma satu gedung saja, imperial palace hotel. Dilakukan riset kenapa gedung ini kok tetap tegak, akhirnya ketemu, pondasi," kata Ary dalam acara Pleno I dan Rapat Koordinasi MPN Pemuda Pancasila, Depok, Jumat, 2 April 2021
     
    Wakil Ketua Dewan Pakar MPN Pemuda Pancasila itu juga mengungkit akar pohon bambu yang kuat. Pohon bamboo, katanya, akan tumbuh jika akarnya sudah kuat.
     
    "Pohon bambu itu sebelum dia tumbuh menjadi batang, akarnya saja itu tumbuh selama lima sampai tujuh tahun. Artinya akar itu adalah pondasi dari organisasi. Jangan sampai nanti tahun 2024 jumlahnya (Anggota PP) 10 juta atau mungkin 20 juta, tapi kita kehilangan akarnya," kata Ary.
     
    "Kita punya pesawat terbang, punya meriam, punya industri, tapi jangan lupa Pancasila sebagai dasar negara. Anda bisa bayangkan kalau suasana ini sampai ke seluruh pemuda, 10 juta insyaallah akan gabung (Pemuda Pancasila)," ucap Ary.
     
    Menurutnya, itulah spirit yang harus dipertahankan oleh Ormas Pemuda Pancasila. "Spiritual capital, emotional capital Pemuda Pancasila, sifatnya pemberani, siap tempur, siap berkorban, tapi punya jiwa yang lembut," katanya.
     
    Ary menilai, sebagian rakyat Indonesia hampir melupakan Pancasila. Tapi, lanjut Ary, ada sekelompok orang yang terus memasang gambar Pancasila di dadanya.
     
    "Kalau masyarakat tahu apa yang dilakukan Pemuda Pancasila, saya kira berbondong-bondong orang mau daftar. Tapi sekarang bagaimana komunikasinya supaya ini bisa menjadi kenyataan," imbuhnya.
     
    Pendiri ESQ Leadership Center ini mengaku telah mengusulkan kepada Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila Japto Soelistyo Soerjosoemarno, supaya Ormas Pemuda Pancasila mengedepankan hati.
     
    "Dengan cara seperti ini maka nanti otomatis mindsetnya akan berubah. Keberaniannya tetap, militansinya tetap, kemampuan olahnya tetap, tapi dikendalikan oleh hati. Nah ini yang kita usulkan," katanya.(FZN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id