Paslon SanDi Akan Realisasikan Program Makpon di Malang

    Daviq Umar Al Faruq - 20 November 2020 15:29 WIB
    Paslon SanDi Akan Realisasikan Program Makpon di Malang
    Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang, M Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi). Dokumentasi/ istimewa
    Malang: Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang, M Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi), akan mewujudkan program Makpon (Malang Quick Response) bila terpilih pada Pilbup Malang 2020. Program Makpon ini merupakan salah satu prioritas di sektor layanan kesehatan untuk mewujudkan kemakmuran masyarakat.

    "Kalau ada yang sakit, tinggal hubungi 119. Nanti akan langsung dijemput oleh ambulans terdekat," kata Calon Bupati Malang, M Sanusi, Jumat, 20 November 2020.

    Baca: 1.000 Relawan Covid-19 Dilatih Jadi Agen di Makassar

    Dia menjelaskan Program Makpon sendiri merupakan langkah optimalisasi yang bakal dilakukan oleh paslon SanDi. Menurutnya jauh sebelum Sanusi mengambil cuti sebagai Bupati Malang karena kampanye, Pemkab Malang melalui instruksi Sanusi telah me-Launching PSC alias Public Safety Center pada awal tahun 2020 lalu.

    Hingga saat ini sudah ada sekitar 30 ambulans yang disiagakan untuk layanan Makpon tersebut. Puluhan armada ambulans itu disiagakan di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Malang. Langkah untuk mengoptimalkan layanan PSC 119 itu diambil Sanusi setelah mendengarkan beragam aspirasi dari masyarakat saat dirinya aktif berkampanye sejak 26 September 2020.

    Sebelumnya Sanusi mendapat beragam aspirasi soal fasilitas kesehatan saat melakukan kampanye. Salah satunya perihal pendirian Puskesmas atau rumah sakit baru di Kecamatan Kalipare.

    "Kalau soal Puskesmas sudah ada di tiap kecamatan, tapi kalau masih kurang akan kita optimalkan di setiap daerah nanti akan ada Poskesdes (Pos Kesehatan Desa)," ungkap Sanusi.

    Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Malang 2020 diikuti tiga pasangan calon (paslon). Yakni pasangan calon dengan nomor urut 1, M Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) yang merupakan pasangan calon dari koalisi PDI Perjuangan, NasDem, Demokrat, Golkar, Gerindra, dan PPP.

    Kemudian pasangan calon dengan nomor urut 2, Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) yang merupakan pasangan calon dari koalisi PKB dan Hanura.

    Terakhir pasangan dengan nomor urut 3, Heri Cahyono, dan Gunadi Handoko (Malang Jejeg) yang merupakan pasangan calon dari jalur perseorangan atau independen.


     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id