Target Vaksinasi Lansia Surabaya Diperpanjang

    Antara - 01 Juni 2021 12:47 WIB
    Target Vaksinasi Lansia Surabaya Diperpanjang
    Petugas puskesmas jemput bola melakukan vaksinasi ke rumah lansia di Kota Surabaya. FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya



    Surabaya: Pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk warga lanjut usia (lansia) di Kota Surabaya, Jawa Timur, yang semula ditargetkan sampai Mei diperpanjang hingga akhir Juni 2021.

    "Saya berharap akhir Mei 2021, karena mundur, akhir Juni 2021 vaksinasi lansia baru bisa selesai 100 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita, di Surabaya, Selasa, 1 Juni 2021.

     



    Baca: Remaja 16 Tahun di Tangsel Disekap Selama Sepekan

    Dia menyatakan pihaknya menggunakan cara door to door untuk memasifkan vaksinasi bagi lansia. Upaya ini dilakukan agar para lansia bersedia mengikuti vaksinasi.

    Menurut dia petugas Puskesmas se-Surabaya sampai tidak libur bahkan pada hari Minggu petugas Puskesmas tetap bertugas melakukan vaksinasi covid-19 hingga larut malam, karena harus mencari lansia untuk divaksin.

    "Bagi lansia yang tidak mau divaksin didatangi, mereka jemput bola dengan mendatangi rumah lansia," jelasnya.

    Febria mengatakan petugas Puskesmas keliling ke rumah-rumah warga untuk merayu lansia agar mau divaksin. "Awalnya memang menolak, tapi setelah diberi pengertian, akhirnya banyak yang mau," ungkapnya.

    Hingga saat ini ia mencatat vaksinasi kepada lansia di Kota Surabaya telah mencapai 300 ribuan orang atau sekitar 83 persen. Ia berharap ke depan masyarakat yang belum melakukan vaksinasi terutama lansia tidak perlu khawatir sebab, vaksin dilakukan agar masyarakat memiliki kekebalan dan antibodi.

    Meskipun sebagian warga Surabaya telah mendapatkan vaksin, ia menekankan agar tetap menaati protokol kesehatan (prokes) covid-19. "Tetap mengenakan masker, cuci tangan, jaga jarak harus tetap dijaga. Jangan lupa tetap menjaga imun," ujarnya.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.


     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id