Tolak Isoman, Bule Rusia di Bali Dideportasi

    Antara - 22 Juli 2021 12:46 WIB
    Tolak Isoman, Bule Rusia di Bali Dideportasi
    Petugas imigrasi (kanan) mengawasi keberangkatan WN Rusia Anzhelika Naumenok (kiri) di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu (21/07/2021). ANTARA/HO-KemenkumHAM Bali.



    Denpasar:Petugas Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Bali, mendeportasi warga negara asing (WNA) asal Rusia bernama Anzhelika Naumenok. Bule ini sempat viral karena menolak melakukan isolasi mandiri (isoman) setelah dinyatakan positif covid-19.

    "Yang bersangkutan telah negatif covid-19 saat dideportasi setelah sebelumnya dijemput paksa petugas untuk isolasi hingga dinyatakan negatif covid-19," kata Kepala Kantor KemenkumHAM Bali Jamaruli Manihuruk dalam keterangan pers, Rabu, 21 Juli 2021. 

     



    Ia mengatakan tindakan tersebut sesuai dengan Surat Rekomendasi Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bali Nomor: 180/7289/SET/SATPOL.PP dan hasil pemeriksaan oleh petugas Imigrasi Ngurah Rai. Naumenok dikenakan tindakan administrasi keimigrasian yaitu dideportasi dari wilayah Indonesia sesuai dengan Pasal 75 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

    Selanjutnya, petugas mendeportasi Naumenok pada hari Rabu, 21 Juli 2021, melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan menggunakan maskapai Citilink QG-691 pukul 14.40 Wita. Kemudian Naumenok akan diterbangkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Moscow, Rusia dengan penerbangan Turkish Airlines pada pukul 21.05 WIB.

    Sebelumnya, pada 4 Juli 2021, Naumenok dinyatakan positif covid-19 berdasarkan hasil tes usap PCR yang dilakukan di Rumah Sakit Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Bali.

    Namun, ia menolak untuk melaksanakan isoman dan dengan sengaja tetap melakukan aktivitas. Iabertemu dengan banyak orang tanpa menggunakan masker. 

    Hal tersebut secara nyata telah melanggar protokol kesehatan sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 10 Tahun 2021. Satpol PP Kabupaten Badung pun menjemput Naumenok secara paksa. 

    Naumenok kemudian ditempatkan di Hotel Ibis, Kuta, untuk menjalani isoman. Paspornya ditahan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai.

    Setelah menjalani isoman, Naumenok dinyatakan negatif covid-19 sesuai hasil test swab PCR yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Bali.

    Baca: Langgar Prokes, 3 WNA di Bali Bakal Dideportasi

    Pada 15 Juli 2021, Pukul 10.00 Wita, Petugas Satpol PP Provinsi Bali dan Satpol PP Kabupaten Badung mengantarkan yang bersangkutan menghadap ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai untuk dilakukan pemeriksaan.

    Setelah melalui proses pemeriksaan, WNA asal Rusia itu diketahui datang ke Indonesia pada Februari 2020 dengan izin tinggal kunjungan berlaku hingga 10 Juli 2021 dan telah memiliki e-Visa yang berlaku hingga 6 Agustus 2021.

    (SYN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id