Jamur Susu Harimau Asal Banten Diminati Pasar Internasional

    Hendrik Simorangkir - 04 Oktober 2019 19:46 WIB
    Jamur Susu Harimau Asal Banten Diminati Pasar Internasional
    Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI), menggenjot ekspor di sektor hortikultura jamur susu harimau asal Provinsi Banten.
    Tangerang: Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian menggenjot ekspor di sektor hortikultura jamur susu harimau asal Provinsi Banten. Sebanyak 2,4 ton jamur susu harimau senilai Rp2 miliar lebih diekspor ke negara Vietnam, melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. 

    Kepala Barantan Ali Jamil mengatakan pihaknya sudah berkomitmen untuk memberikan pelayanan cepat terhadap ekspor holtikultura. Selain pelayanan cepat pihaknya juga memberikan jaminan kesehatan dan keamanan produk pertanian berupa surat kesehatan baik bagi tumbuhan dan hewan.

    "Hal ini dilakukan guna mempercepat proses bisnis ekspornya, rangkaian tindakan pemeriksaan karantina dilakukan langsung di gudang pemilik. Jadi saat tiba di bandar udara atau pelabuhan laut, komoditas yang diekspor dapat langsung diberangkatkan," ujarnya saat monitoring layanan di kantor Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat, 4 Oktober 2019.

    Kepala BBKP Bandara Soetta Imam Djajadi, menjelaskan periode Januari hingga Agustus sudah ada 31 kali pengiriman jamur susu harimau dengan volume 34,5 ton yang di ekspor ke negara Hongkong, Vietnam, Malaysia, dan Cina dengan nilai ekonomi mencapai Rp2,4 miliar.

    "Pada tahun kemarin komoditas ini di ekspor dengan volume 5,5 ton atau setara dengan Rp385,1 juta dengan tujuan empat negara yang sama. Jumlah ekspor itu mengalami peningkatan lebih dari lima kali," katanya.

    Salah satu pelaku usaha sub sektor holtikultura jamur susu harimau, dari PT Bumi Indo Nusantara Abadi, Reza menambahkan, kelebihan dari produk asal Banten di negara-negara Asia Tenggara itu untuk bahan baku obat-obatan.

    "Jamur susu harimau digunakan sebagai bahan dasar obat seperti obat batuk, asma, keracunan tinggi, tukak lambung hingga kanker hati," jelas Reza.

    Foto: Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI), menggenjot ekspor di sektor hortikultura jamur susu harimau asal Provinsi Banten. 




    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id