Pemprov Banten Tambah Tenaga Medis

    Wibowo Sangkala - 19 Februari 2020 09:55 WIB
    Pemprov Banten Tambah Tenaga Medis
    Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
    Serang: Dinas Kesehatan Provinsi Banten melakukan seleksi psikotes dan wawancara terhadap ratusan tenaga kesehatan untuk penugasan khusus.

    Perekrutan merupakan arahan Gubernur Banten, Wahidin Halim, dan juga Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy untuk mewujudkan program prioritas dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Provinsi Banten 2017-2022, khususnya untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

    "Untuk memudahkan penyelenggaran psikotes dan wawancara panitia membagi menjadi dua tahap, yakni tangal 15 dan 16 Februari. Tahap pertama hari ini peserta yang kami undang  mencapai 186 orang, namun yang hadir hanya 139 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, Rabu, 19 Februari 2020.

    Ati menjelaskan peserta yang mendaftar untuk penugasan khusus ini awalnya mencapai 1.553, yang kemudian diseleksi dari pemberkasan yang mereka lakukan, ternyata yang lolos mencapai 699, kemudian selanjutnya diseleksi untuk tahapan psikotes dan wawancara dan hasilnya dinkes mengudang sebanyak 393 peserta.

    Menurut Ati kebutuhan tenaga kesehatan sampai dengan 2022 mencapai 470 dan untuk tahun ini pihaknya akan membuka dua tahapan seleksi. Tahapan pertama pihaknya akan merekrut 200 tenaga kesehatan, untuk memenuhi kebutuhan 6 kategori tenaga kesehatan yakni dokter umum, gigi, analis, kefarmasian, kesehatan masyrakat, dan juga tenaga gizi.

    "Provinsi Banten mempunyau 243 puskesmas, kemudian kami data berapa puskesmas yang belum memiliki tenaga kesehatan sesuai akreditasi atau standr minimal pelayanan yang anada di puskesmas tersebut, setelah kami data jumlahnya mencapai 473, kami harapkan 473 itu dapat dipenuhi di 2020 ini," jelas Ati.

    Sementara Ketua Tim Pelaksana dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran, Gede Putu Pustaka Eka, mengatakan tes ini untuk melihat potensi tenaga kesehatan dalam penugasan khusus di puskesmas seluruh Provinsi Banten.

    "Kami akan buat profile khusus terhadap pribadi -pribadi ini cocok atau tidak, serta di sarankan atau tidak untuk penugasam tersebut. Karena itu, mereka harus maksimal untuk mengerjakannya hari ini," ungkap Ati.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id