Belasan Sensor Perjalanan KA di Bojonegoro Tidak Berfungsi

    Bambang Yulianto - 06 Agustus 2020 11:14 WIB
    Belasan Sensor Perjalanan KA di Bojonegoro Tidak Berfungsi
    Palang pintu kereta api di Bojonegoro, Jatim. MetroTv/Bambang Yulianto
    Bojonegoro: Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan sensor perjalanan kereta api di Bojonegoro, Jawa Timur, tidak berfungsi. Pihak Dinas Perhubungan Bojonegoro mengaku ada 12 titik yang bermasalah. 

    “Ada 12 titik, tahun 2019. Sebenarnya berfungsi, tapi tidak maksimal,” ujar Kepala Seksi Pengembangan Transportasi Dinas Perhubungan Bojonegoro, Hamdani, Kamis, 6 Agustus 2020. 

    Hamdani mengatakan, fungsi dari sirine itu tidak bisa selalu dipastikan baik. Dia mengaku, telah memperingatkan petugas penjaga pintu kereta untuk sigap menutup palang kereta api.

    “Namanya alat, tdak bisa dipastikan stabil,” ujarnya. 

    Baca: Pemkab Bojonegoro Diminta Bekerja Maksimal 

    Sementara itu, dari hasil pemeriksaan BPK menemukan 12 titik sirine perjalanan kereta api tidak berfungsi. Sebanyak 12 titik sirine itu berada di pos penjagaan perlintasan palang pintu rel kereta api di Kabupaten Bojonegoro. Yakni mulai dari Kecamatan Padangan sampai Kecamatan Baureno, Bojonegoro. 

    Diketahui, masing-masing titik sirine yang tak berfungsi maksimal senilai Rp98 juta. Sehingga jumlah kerugian di 12 titik sirine mencapai Rp1,1 miliar. BPK merekomendasikan rekanan segera mengembalikan uang ke kas daerah, untuk mengantisipasi terjadinya kerugian uang negara.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id