Pemda Sidoarjo Segera Operasikan Dua Mesin PCR

    Syaikhul Hadi - 21 Juni 2020 04:43 WIB
    Pemda Sidoarjo Segera Operasikan Dua Mesin PCR
    Mesin polymerase chain reaction (PCR) yang didatangkan Pemerintah Sidoarjo. Medcom.id/Syaikhul Hadi
    Sidoarjo: Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali mendatangkan satu mesin polymerase chain reaction (PCR) yang dipusatkan di RSUD Sidoarjo. Rencananya, Mesin untuk mengetahui hasil swab tes itu akan dioperasikan dalam waktu dekat.

    Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sidoarjo, Nur Achmad Syaifuddin, dengan didampingi Kepala Dinas Kesehatan mengecek kesiapan mesin PCR di RSUD Sidoarjo.

    "Saat ini, Sidoarjo memiliki dua mesin PCR. Yang pertama merupakan bantuan dari BNPB dan diletakkan di Gor Sidoarjo, yang kedua membeli sendiri dan diletakkan di RSUD," ucap Nur Achmad Syaifuddin, Sabtu, 20 Juni 2020.

    Menurutnya, adanya mesin PCR bisa mempercepat proses swab tes yang selama ini dirasakan lamban. Penambahan mesin PCR juga akan mempermudah proses identifikasi pasien yang sudah dinyatakan positif reaktif rapid test.

    "Dengan adanya mesin PCR hasil test swab ini akan diketahui dalam waktu sehari. Ini adalah bukti bahwa Pemkab Sidoarjo berupaya maksimal dalam melindungi masyarakat. Permasalahan yang ada selama ini karena menunggu hasil test swab yang terlalu lama. Kalau hasilnya lama maka langkah penindakannya juga lama," kata dia.

    Baca: Penambahan Kasus Covid-19 Nol di 7 Provinsi

    Selain itu, adanya mesin PCR untuk mengetahui dengan cepat hasil terakhir pasien positif covid-19 yang sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit rujukan. Termasuk, pasien yang saat ini secara kondisi tubuh sehat namun mereka dinyatakan positif covid-19 dan sedang melakukan isolasi mandiri dirumah.

    Sejak sepekan yang lalu, Pemerintah Sidoarjo sudah mengoperasionalkan bantuan PCR dari BNPB yang dipusatkan di Gelora Delta Sidoarjo. Total ada 480 orang yang dalam proses pemeriksaan.

    Mulai dari yang reaktif positif rapid test, pasien orang tanpa gejala (OTG) dan pasien positif yang akan dilakukan test swab kedua kali setelah mendapatkan perawatan isolasi.

    "Sehari bisa memeriksa 200 sampel swab. Kalau ada dua mesin bisa 400 sampel. Saat ini semuanya sudah siap, ruangan juga siap dan SDM kita juga sudah siap," kata dia.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id