Warga Sultra yang Diobservasi di Natuna Segera Pulang

    Theofilus Ifan Sucipto - 08 Februari 2020 07:53 WIB
    Warga Sultra yang Diobservasi di Natuna Segera Pulang
    Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi. Foto: Medcom.id/Theofilius Ifan Sucipto
    Banjarmasin: Empat Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuiasi dari Wuhan, Tiongkok, berasal dari Sulawesi Tenggara (Sultra) sedang diobservasi di Natuna, Kepulauan Riau. Keempatnya segera dipulangkan setelah dinyatakan 100 persen steril dari virus novel korona (NCoV).

    "Ada empat orang tapi mau dipulangkan," kata Gubernur Sultra Ali Mazi di Hotel Golden Tulip, Banjarmasin Tengah, Kalimantan Selatan, Jumat, 7 Februari 2020.

    Ali memastikan keempat warganya tersebut sehat. Berdasarkan informasi yang Ali terima, kondisi karantina sementara di Natuna kondusif.

    Politisi NasDem itu mengungkapkan pemulangan keempat warga Sultra bakal dikoordinasikan dengan tim dokter yang mengobservasi kesehatan 2WNI yang . Ali mengatakan skema pemulangan bakal diatur Dinas Kesehatan Sultra.

    "Mereka (dinas kesehatan) yang akan komunikasi langsung. Tentu saya doakan mereka (keempat warga Sultra) sehat-sehat," tutur Ali.

    Sebanyak 238 warga dipulangkan dari Hubei, Tiongkok Tiongkok masih menjalani karantina di Natuna. Karantina dalam rangka observasi itu berlangsung 14 hari sejak Minggu, 2 Februari 2020.

    Warga Sultra yang Diobservasi di Natuna Segera Pulang
    Sebanyak 238 WNI dari Wuhan tiba di Batam. Dok. Kemenlu

    Pemerintah mulanya berencana memulangkan 245 WNI. Belakangan, empat WNI menolak pulang dan tiga lainnya gagal tes kesehatan. Namun, tiga WNI yang gagal screening telah dinyatakan sehat.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah virus korona menjadi darurat kesehatan global. Jumlah korban tewas akibat virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV) bertambah menjadi 717 per hari ini, Sabtu 8 Februari 2020. Sementara total infeksi virus korona di seantero Tiongkok telah melampaui 34 ribu.
     
    Wabah korona jenis baru pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok. Infeksi virus korona menyebar ke sedikitnya 25 negara. Virus ini mirip dengan sindrom pernapasan akut berat (SARS) yang menewaskan ratusan orang di berbagai negara pada 2002-2003.





    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id