Baru Level Tiga, Pemkot Surabaya Paksa Bioskop Beroperasi

    Amaluddin - 14 September 2021 19:33 WIB
    Baru Level Tiga, Pemkot Surabaya Paksa Bioskop Beroperasi
    Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meluncurkan armada dan rute baru Suroboyo Bus di Balai Kota Surabaya, Senin, 23 Agustus 2021. (Dok: Humas Pemkot Surabaya)



    Surabaya: Kota Surabaya, Jawa Timur, masih berstatus level tiga sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 42 tahun 2021. Meski demikian Pemkot Surabaya memperbolehkan bioskop beroperasi dengan syarat menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

    "Berdasarkan Inmendagri nomor 42 tahun 2021 itu, bioskop sudah boleh buka dengan kapasitas 50%. Sehingga tim dari Satgas Covid-19 Surabaya, harus mengecek kembali kesiapan bioskop itu menjelang dibuka," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, di Surabaya, Selasa, 14 September 2021.

     



    Baca: Balaikota Makassar Kemalingan, Kerugian Ratusan Juta

    Menindaklanjuti Inmendagri itu, Tim Satgas Covid-19 bersama jajaran BPB Linmas Surabaya langsung keliling meninjau 19 bioskop yang tersebar di berbagai lokasi.

    Tim mengecek penerapan prokes yang dilakukan oleh pengelola bioskop mulai masuk ke area bioskop, di dalam bioskop, hingga keluar bioskop, termasuk scan barcode yang harus dilakukan oleh setiap pengunjung.

    "Kalau lolos ya nanti bisa dibuka bioskopnya. Wajib scan barcode juga di pedulilindungi, sehingga kelengkapannya juga harus sudah ada," jelas Eri.

    Sementara Kepala BPB Linmas Kota Surabaya, Irvan Widyanto, mengatakan sejak awal Wali Kota Surabaya sudah memastikan akan selalu inline dengan aturan pemerintah pusat. Ketika Inmendagri diperbolehkan, maka bioskop di Surabaya juga akan dibuka atau dioperasikan kembali.

    "Makanya sekarang ini kita lakukan pengecekan lagi terkait hasil asesmen yang sudah pernah dilakukan sebelumnya, termasuk kita lihat pola-pola dan tahapan-tahapannya. Salah satunya yang kita lihat ketersedian aplikasi PeduliLindungi, karena nanti pengunjung yang boleh masuk bioskop hanya yang sudah menerima vaksin dosis kedua, kalau belum ya tidak boleh masuk," ujarnya.
     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id