Enggan Memilih tetapi Minta Dipilih

    Widjajadi - 11 Desember 2019 11:10 WIB
    Enggan Memilih tetapi Minta Dipilih
    Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka. (Foto: MI/Widjajadi)
    Solo: Gibran Rakabuming Raka yang mencalonkan diri sebagai bakal Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah, pada Pilkada Serentak 2020 dinilai bukan contoh sosok yang baik bagi pendidikan politik. Pada pemilihan wali kota 2015, Gibran tidak partisipatif sebab ia golput.

    Dalam pesta demokrasi empat tahun lalu, pemilihan Wali kota dan Wakil Wali Kota Surakarta diikuti pasangan Anung Indro Susanto-Muhammad Fajri dan FX Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo. Pemilihan kemudian dimenangi pasangan FX Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo. Saat itu, Gibran tidak menggunakan hak partispasinya memilih.

    "Yang ditunjukkan Gibran pada pemilihan wali kota 2015 itu bukan contoh yang baik untuk pendidikan politik. Karena itu, ketika kemudian pada pemilihan wali kota yang akan berlangsung pada 2020 ia mencalonkan diri, Paguyuban Warga Solo Peduli Pemilu (PWSPP) menyatakan keberatan. Bukan menolak, melainkan keberatan," kata Ketua PWSPP Kohan Syafaat Maharani di Surakarta, Selasa, 10 Desember 2019.

    Ia menegaskan, tidak ada alasan bagi Gibran tidak bisa menggunakan hak pilih ketika itu, meski beralasan sedang berada di luar kota. Berdasarkan fakta itulah, PWSPP keberatan Gibran maju di Pilkada Surakarta mendatang.

    Menurutnya, sikap golput pada Pilkada 2015, tetapi kini menggunakan hak untuk mencalonkan diri sebagai bakal calon wali kota, merupakan sikap aneh.

    "Tiba-tiba pada pemilihan wali kota 2020 minta dipilih agar bisa jadi Wali Kota Solo, jadinya aneh," ujar Johan.

    Ia juga menilai, jika kehendak Gibran maju di Pilkada Surakarta dibiarkan, hal itu akan menjadi preseden buruk. Apalagi dalam perhelatan pilkada dan pemilu, negara mengeluarkan uang banyak untuk pelaksanaannya.

    Keberatan terhadap Gibran yang sedang berupaya mendapatkan rekomendasi dari PDIP sebagai bakal calon, juga disampaikan PWSPP kepada enam partai politik yang saat ini memiliki wakil di DPRD Surakarta secara tertulis.

    Saat dimintai konfirmasi mengenai pernyataan PWSPP, Gibran tidak mau menanggapi. "Tak tinggal blusukan sik (saya tinggal blusukan dulu)," tulisnya melalui pesan singkat.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id