Polisi Bongkar Makam Petani Diduga Tewas Diterkam Harimau

    Gonti Hadi Wibowo - 23 Desember 2019 16:27 WIB
    Polisi Bongkar Makam Petani Diduga Tewas Diterkam Harimau
    Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
    Lahat: Polsek Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, membongkar makam Suhadi, 50, warga Desa Pajar Bulan, yang diduga tewas akibat terkaman harimau untuk diautopsi. Pembongkaran makam disebut telah mendapatkan persetujuan keluarga.

    “Kita lakukan autopsi apakah penyebab korban tewas karena dimakan hewan buas atau yang hal lain,” kata Kapolsek Mulak Ulu, AKP Kasmini, Senin, 23 Desember 2019.

    Menurut Kasmini, autopsi dilakukan guna memastikan penyebab tewasnya Suhadi benar diterkam harimau. Sebab pernyataan Gubernur Sumsel Herman Deru berdasarkan laporan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menyebut kematian Suhadi bukan karena serangan harimau.

    "Teman-teman pemerhati harimau bilang ciri-ciri dari tewasnya korban hampir sama oleh serangan harimau, tetapi kita pastikan dulu melalui autopsi oleh polisi,” ungkap Kepala BKSDA Sumatera Selatan Genman Suhefti Hasibuan.

    Dugaan Suhadi tewas diterkam harimau pun dikuatkan oleh keterangan sang anak yang kerap mengirimkan makanan kepada ayahnya selama berkebun.

    "Artinya korban sudah tahu kalau di situ memang ada harimau. Mungkin beliau ada kebutuhan atau apa sehingga tidak mengindahkan imbauan," ungkapnya.

    Ia menambahkan serangan harimau terhadap petani dinilai masuk akal. Sebab lokasi kebun korban dengan habitat asli harimau hanya berjarak dua kilometer.

    "Lokasi kebun korban itu dari pengakuan teman-teman yang sering datang ke sana memang masuk ke dalam kawasan hutan lindung," pungkasnya.

    (MEL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id