Polisi Sebut King of the King Bukan Kerajaan

    Hendrik Simorangkir - 29 Januari 2020 16:44 WIB
    Polisi Sebut King of the King Bukan Kerajaan
    Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Sugeng Hariyadi, di Mapolres Metro Tangerang Kota, Rabu, 29 Januari 2020. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir
    Tangerang: Polres Metro Tangerang Kota menyakini munculnya baliho kerajaan King of the King di Kota Tangerang bukanlah seperti kerajaan lain yang sempat beredar di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Sugeng Hariyadi, mengatakan saat ini belum ada laporan masyarakat yang merasa dirugikan dari temuan tersebut.

    "Perlu disampaikan ke masyarakat umum bahwa King of the King ini bukan sebuah kerajaan yang ada di Kota Tangerang, tapi hanya pemasangan baliho. Tapi kita sedang dalami kasus ini," kata Sugeng saat dikonfirmasi, Rabu, 29 Desember 2020.

    Sugeng mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh upaya hasutan yang menawarkan berbagai keuntungan yang tidak masuk akal, terutama hal yang terindikasi penipuan.

    Sugeng menganalisa dari informasi di baliho, oknum King of the King hanya mengklaim dapat melunasi utang negara dan dapat memberikan masing-masing warga sebesar Rp3 miliar.

    "Memang di situ ada kesanggupan daripada orang-orang yang ada di baliho untuk membayar utang negara. Dan saat ini kita sedang dalami prosesnya, apakah memang ada unsur pidana atau tidak," ungkap Sugeng.

    Sebelumnya masyarakat Kota Tangerang dihebohkan dengan kemunculan spanduk kerajaan King of the King di Jalan Benteng Betawi, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

    Spanduk berwarna biru berukuran sekitar 10x10 meter tersebut terlihat di Jalan Benteng Betawi, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

    (DEN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id