Populer Daerah; Penyandera Gadis Ditembak Mati hingga Polisi Bantu KKB

    Meilikhah - 23 Februari 2021 08:00 WIB
    Populer Daerah; Penyandera Gadis Ditembak Mati hingga Polisi Bantu KKB
    Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)



    Jakarta: Sejumlah peristiwa terjadi pada Senin, 22 Februari 2021, dan terangkum dalam kanal Daerah Medcom.id. Pertama, drama penyanderaan di Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, yang berujung pada ditembaknya pelaku oleh polisi.

    Kedua, dua oknum polisi diduga terlibat dalam penjualan senjata api ilegal kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Terakhir, vaksin covid-19 tak menjamin seseorang tidak akan tertular virus korona.  






    1. Polisi Tembak Mati Pelaku Penyanderaan Gadis di Kalsel

    Anggota Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel), menembak mati SA, 45, pelaku penyanderaan seorang gadis di wilayah tersebut yang merupakan buron kasus persetubuhan anak.
     
    "Pelaku berinisial SA terpaksa dilumpuhkan karena melakukan penyanderaan seorang anak menggunakan senjata api bahkan menembak petugas," terang Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Mochamad Rifa'i, Senin, 22 Februari 2021.
     
    Aksi penyanderaan gadis berusia 15 tahun itu berlangsung di rumah korban di Kabupaten HSU pada Minggu malam, 21 Februari 2021.

    Selengkapnya, di sini.

    2. Oknum Polri Diduga Terlibat Penjualan Senjata Api ke KKB

    Sebanyak enam orang ditangkap terkait penjualan senjata api kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB). Pengungkapan itu berawal dari penangkapan warga Bintuni beserta barang bukti senjata api.
     
    "Hasil penyelidikan diamankan enam orang yang diduga terlibat dengan asal-usul senjata tersebut. Sebanyak empat orang warga sipil dan dua orang anggota Polres Ambon," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 22 Februari 2021.

    Selengkapnya, di sini.

    3. Penerima Vaksin Masih Mungkin Terpapar Covid-19

    Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur, Makhyan Jibril Al-Farabi, tidak kaget jika ada orang yang sudah divaksin masih terpapar covid-19. Sebab, kata dia, antibodi baru terbentuk 14 hari setelah disuntik vaksin.
     
    "Meski sudah divaksin memang masih bisa terpapar covid-19. Karena antibodi itu baru muncul 14 hari setelah vaksin dosis kedua," kata Jibril, Senin, 22 Februari 2021.
     
    Jibril menyatakan orang yang sudah divaksin tidakdijamin aman dari covid-19. Sebab, kata dia, vaksin sebenarnya melatih kekebalan pada tubuh terhadap virus covid-19.

    Selengkapnya, di sini. 

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id