BNPB Minta Pengelola Barak Cegah Penularan Covid-19

    Ahmad Mustaqim - 13 November 2020 17:34 WIB
    BNPB Minta Pengelola Barak Cegah Penularan Covid-19
    Tempat pengungsian warga di Balai Desa Glagaharjo. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
    Yogyakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pengelola barak pengungsian potensi erupsi Gunung Merapi mengantisipasi penularan covid-19. Banyaknya orang di barak harus dibarengi dengan pengawasan protokol kesehatan secara ketat.

    "Perwakilan organisasi relawan sepakat terhadap penerapan prosedur kesehatan dan protokol kesehatan di tengah pandemi covid-19 yang masih berlangsung. Mereka yang akan membantu harus dipastikan aman sehingga tidak menimbulkan penularan virus kepada warga yang akan dibantunya," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, Jumat, 13 November 2020.

    Baca: Vaksinasi Covid-19 di Cirebon akan Dilakukan Januari 2021

    Dia menjelaskan seluruh relawan di barak pengungsian harus bersedia menjalani rapid tes. Hanya relawan dengan hasil nonreaktif yang diizinkan membantu pengungsi.

    Relawan tersebut bertugas membantu berbagai keperluan pengungsi di barak. Pengungsi sejauh ini diungsikan di tempat sementara maupun tempat pengungsian akhir.

    "Warga yang tercatat dalam kelompok rentan telah dievakuasi terlebih dahulu. Pemerintah antardesa telah membuat kesepakatan tempat warga harus mengungsi. Ini menjadi bagian dari sister village dalam penanggulangan bencana," jelasnya.

    Hal tersebut ditunjukkan ketika warga kelompok rentan dari Dusun Babadan I, Desa Paten, diterima oleh Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

    Sekretaris Desa Banyurojo, Agus Firmansah, menyampaikan pihak desa siap menerima sejak hari pertama kedatangan para warga. Penerimaan di tempat pengungsian ini dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan. Beberapa langkah diterapkan pihak desa penerima sehingga mata rantai penularan covid-19 tidak terjadi.  

    "Desa Banyurojo menerima rombongan dari pengungsi Desa Paten, Dusun Babadan I tepatnya hari Jumat, 6 November, pukul 10 pagi, kami menerapkan protokol kesehatan ketika mereka datang ke sini," ujar Agus yang juga ditunjuk sebagai Koordinator Penanganan Pengungsian.

     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id