Dosen Korban Salah Tangkap Melapor ke Polisi

    Muhammad Syawaluddin - 12 Oktober 2020 18:53 WIB
    Dosen Korban Salah Tangkap Melapor ke Polisi
    Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
    Makassar: Dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Andry Mamonto, 27, melayangkan laporan ke Polda Sulawesi Selatan, atas peristiwa salah tangkap yang dialaminya saat aksi tolak UU Omnibus Law pada 8 Oktober 2020.

    "Kami mendampingi korban melaporkan secara resmi ke Polda Sulsel," ujar Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum PBHI Sulsel, Syamsumarlin, Senin, 12 Oktober 2020.

    Syamsumarlin mengatakan bersama Andry mengadukan dugaan pidana penganiayaan oleh oknum kepolisian yang bertugas saat unjuk rasa yang berujung bentrok antara massa dan polisi. Ia juga melaporkan peristiwa kekerasan tersebut Propam Polda Sulsel terkait dugaan pelanggaran etik oknum polisi.

    "Kita akan terus mendampingi korban agar kasus ini diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku untuk rasa keadilan bagi korban," kata dia.

    Baca juga: Buruh di Semarang Kembali Aksi Tolak UU Omnibus Law

    Sebelumnya, seorang dosen salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, AW, menjadi korban salah tangkap aparat kepolisian saat aksi unjuk rasa tolak pengesahan Undang-Undang Omnibus Law pada 8 Oktober 2020.

    Dosen muda itu mengalami luka parah pada bagian wajah, kepala, dan paha akibat pukulan yang dilayangkan oleh oknum kepolisian saat menyisir dan menangkap dosen tersebut bersama dengan massa aksi lainnya. 

    Pengakuan korban, ia bukanlah bagian dari massa aksi alih-alih terjebak di kerumunan dan tidak bisa melanjutkan perjalanan lantaran situasi yang tak memungkinkan.

    Namun, polisi yang melakukan penyisiran langsung menangkap korban tanpa bertanya disertai dugaan pemukulan dan penganiayaan. Korban bahkan bercerita terus dianiaya saat dibawa oleh mobil polisi.


    (MEL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id