comscore

Pimpinan Ponpes MBI Aceh Barat Tak Berada di Rumah Saat Pengeboman

Fajri Fatmawati - 17 Mei 2022 17:59 WIB
Pimpinan Ponpes MBI Aceh Barat Tak Berada di Rumah Saat Pengeboman
Pimpinan Pondok Pesatren (Ponpes) Majelis Belajar Iqra (MBI), Ustaz Abdullah Akip. Foto: Istimewa
Aceh Barat: Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Majelis Belajar Iqra (MBI), Ustaz Abdullah Akip, sedang tidak berada di rumah saat pengeboman. Saat itu, hanya istri dan anaknya yang berada di dalam rumah

Ustaz yang kerap disapa Abdullah Akip itu, mengatakan, dirinya tidak mengetahui sebab pengeboman rumahnya yang beralamat di Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat itu.
”Kalau soal itu saya tidak tahu kenapa, pastinya saat kejadian saya sedang tidak di rumah, ada aqiqah anak di tempat lain. Kata mereka yang di sini, saat dilempar ada api besar yang terlihat sesudah dilempar bom,” kata Ustaz Akip, Selasa, 17 Mei 2022.

Ia menjelaskan, saat kejadian terjadi dan terdengar suara ledakan yang sangat kuat dari pintu depan, anak dan istrinya yang sedang berada di dalam rumah pun langsung keluar.

Baca: Polisi Selidiki Pengeboman Rumah Pimpinan Ponpes di Aceh Barat

“Kalau orang rumah istri ataupun anak takut, tapi Alhamdulillah anak dan istri tidak mengalami trauma, malah mereka keluar melihat. Ada apa kok api besar kali, lalu mereka langsung panggil adik santri untuk memadamkan api,” ujarnya.

Ustad Akip merupakan salah satu imam Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh. Beberapa pihak heran atas kejadian yang menimpa rumah salah satu pendiri Pondok Tahfiz Qur'an tersebut.

“Yang dilempar kurang tau juga, ada yang bilang bom molotov tapi gak tau juga tapi apinya memang besar pas dilempar. Selama ini gak ada teror,” ungkapnya.

Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kejadian. Ia berharap polisi bisa segera menangkap pelaku pengemboman.

“Mudah-mudahan cepat terungkap dan yang lempar ini mendapat hidayah,” jelasnya.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Pandji Santoso, mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi beberapa bukti setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada lokasi kejadian dan sudah ada beberapa saksi dan sedang dilakukan interogasi untuk mengumpulkan data. Namun, belum dapat dipastikan pelaku pelemparan bom molotov tersebut.

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id