comscore

Rumah Rusak Terdampak Gempa Halmahera Utara Capai 137 Unit

Antara - 19 April 2022 15:42 WIB
Rumah Rusak Terdampak Gempa Halmahera Utara Capai 137 Unit
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut) mencatat, hasil data terbaru dari jumlah rumah rusak akibat gempa Magnitudo 5.2 pada Senin (18/4) mencapai 137 unit rumah (ANTARA/Abdul Fatah)
Ternate: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, mencatat hasil data terbaru dari jumlah rumah rusak akibat gempa Magnitudo 5,2 pada Senin, 18 April 2022, mencapai 137 unit rumah.

Kepala BPBD Kabupaten Halut Abner Manery mengatakan rumah rusak berat dan sedang serta ringan mencapai 137 rumah yang tersebar di tiga kecamatan. Ada dua korban jiwa dengan luka ringan karena terkena reruntuhan material saat gempa.
Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG menyatakan gempa pada Senin, 18 April2 022, berkekuatan Magnitudo 5,2 sekitar 12.04.58 WIT, namun tidak berpotensi tsunami. Berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,97° LU ; 127,83° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Galela Utara, Halmahera Utara, Malut pada kedalaman 116 km.

Baca juga: 101 Rumah di Halmahera Utara Rusak Diguncang Gempa 5,2 Magnitudo

Sedangkan, jenis dan mekanisme gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Laut Maluku.

Selain itu, kata Abner, gempa Halut itu mengakibatkan dua korban mengalami luka yakni Solofe Bahagia, 50 dan Fitria Abdul, 13.

Menurut dia, saat ini jumlah rumah rusak mencapai 137 unit yang tersebar di 3 kecamatan. Rumah rusak berat berjumlah 24, rusak ringan 54, dan rusak sedang 59.

Saat ini tengah dilakukan proses pendataan. Sementara, kebutuhan mendesak yakni rumah ibadah darurat dan tempat tinggal sementara.

"Kami dari Pemda siap bangun masjid sementara dibantu oleh TNI Polri bersama masyarakat setempat," jelasnya.

Pihaknya juga meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.


(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING

BERITA NASIONAL

MORE
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id