comscore

KAI Semarang Tolak 3.116 Calon Penumpang selama Natal dan Tahun Baru

Mustholih - 03 Januari 2022 14:45 WIB
KAI Semarang Tolak 3.116 Calon Penumpang selama Natal dan Tahun Baru
Calon penumpang kereta api di Stasiun Semarang Tawang. Foto: Dokumentasi Humas KAI Daop 4 Semarang
Semarang: Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 4 Semarang, Jawa Tengah, menolak ribuan calon penumpang kereta api selama masa angkutan libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Mereka dilarangmenggunakan layanan kereta api karena dinilai tidak memenuhi syarat perjalanan pada akhir tahun.

"Total pelanggan yang ditolak berangkat sebanyak 3.116 pelanggan. Rinciannya belum vaksin pertama dan kedua 361 pelanggan, pelanggan usia di bawah 12 tahun belum PCR 662 pelanggan, dan tidak antigen 2.082 pelanggan," kata Humas KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro, Semarang, Jawa Tengah, Senin, 3 Januari 2022.
Namun, Krisbiyantoro menegaskan calon penumpang yang dilarang naik kereta api masih diberi kesempatan untuk menukarkan tiket yang sudah dibeli.

"Biaya pembelian tiket dikembalikan 100 persen," tegas Krisbiyantoro.

Baca juga: 4.308 Jiwa Terdapak Banjir di Aceh Tamiang

Krisbiyantoro mengatakan angkutan Nataru berlangsung sejak 17 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Menurut dia, selama angkutan Nataru tersebut, KAI Daop 4 Semarang melayani 145.155 pelanggan kereta api jarak jauh dan lokal.

"Okupansinya mencapai 30 persen dari kapasitas yang tersedia yaitu sebanyak 483.816 tempat duduk," kata dia.

Selama periode Nataru, Krisbiyantoro mengungkap Argo Bromo Anggrek jurusan Semarang Tawang-Gambir, Jakarta, menjadi kereta api favorit bagi penumpang. Kereta api lain yang menjadi favorit penumpang yakni, KA Dharmawangsa relasi Semarang Tawang-Surabaya Pasarturi, Jawa Timur; KA Gumarang relasi Semarang Tawang-Pasar Senen, Jakarta; dan KA Harina jurusan Semarang Tawang-Bandung, Jawa Barat.

"KAI terus konsisten menjalankan protokol kesehatan dengan ketat guna mencegah penyebaran covid-19 melalui transportasi kereta api. Kami memastikan hanya pelanggan yang benar-benar memenuhi ketentuan yang boleh berangkat pada masa Nataru ini sesuai dengan regulasi pemerintah,” ungkapnya.

Setelah masa angkutan Nataru berakhir, KAI menerapkan aturan baru lagi calon penumpang yang akan melakukan perjalanan dengan kereta api.

Untuk kereta api jarak jauh, kata Krisbiyantoro, calon penumpang dewasa harus lebih dulu minimal menerima dosis pertama vaksin Covid-19, menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen 1x24 jam, dan bagi yang berusia di bawah 12 tahun tidak wajib vaksin, tapi harus menunjukkan negatif Rapid Test Antigen 1x24 jam dan didampingi orang tua.

"Untuk kereta api lokal penumpang harus minimal sudah vaksin dosis pertama dan khusus di bawah 12 tahun, tidak wajib vaksin, namun harus didampingi orang tua," jelas dia.


(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id