comscore

Populer Daerah: Mobil Anthony Ginting Dicuri Hingga Oknum Polisi Siksa Tahanan Sampai Tewas

Whisnu Mardiansyah - 14 Desember 2021 07:00 WIB
Populer Daerah: Mobil Anthony Ginting Dicuri Hingga Oknum Polisi Siksa Tahanan Sampai Tewas
Anthony Sinisuka Ginting (Foto: AFP/Claus Fisker)
Berbagai peristiwa menjadi tajuk pemberitaan utama di sejumlah daerah sepanjang Senin, 13 Desember 2021. Mulai dari pencurian mobil milik atlet badminton nasional Antony Sinisuka Ginting hingga lagi-lagi kasus penyiksaan tahanan oleh oknum petugas kembali terjadi.

Berikut berbagai berita populer di sejumlah daerah yang telah dirangkum medcom.id:


Mobil Antony Ginting Dicuri

Atlet bulu tangkis Anthony Sinisuka Ginting ditimpa musibah. Mobil yang telah membantunya meniti karir, raib dibawa maling.
 
"Telah hilang mobil Hyundai Getz dengan pelat nomor D 1713 SGR. Hilang perkiraan pagi hari ini jam 9-9.30 di daerah Cimahi, Bandung dan sekitarnya. Buat temen2 yang lihat mobil ini, boleh langsung lapor ya" tulis Anthony pada cuitan Twitter-nya @sinisukaanthony.
 
Ayah Anthony, Edison Ginting, membenarkan kejadian tersebut. Dia menyebut, aksi pencurian terjadi pada Minggu, 12 Desember 2021, di Kompleks Cimindi Raya, Kelurahan Pasir Kaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.
Selengkapnya di sini: Mobil Anthony Ginting Digondol Maling


4 Polisi Siksa Tahanan Hingga Tewas

Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Lotharia Latif mencopot empat polisi dari jabatannya. Hal itu menyusul tewasnya seorang tahanan dalam sel Polsek Katikutana, Sumba Tengah, NTT.
 
Tahanan bernama Arkin Anabira, 22, tewas pada 9 Desember 2021. Pihak keluarga menduga Arkin meninggal karena dianiaya. Arkin berasal dari Desa Malinjak, Kecamatan Katikutana Selatan, Sumba Tengah, ditahan polisi terkait kasus pencurian dan penganiyaan.
 
"Empat anggota yang terindikasi menangani kasus tersebut, saat itu sudah saya copot dan saya amankan untuk diperiksa di Polres Sumba Barat," kata Irjen Lotharia Latif kepada wartawan di Polda NTT, Senin, 13 Desember 2021.

Selengkapnya di sini: 4 Polisi Dicopot Usai Aniaya Tahanan di Sumba Barat Hingga Tewas
 

Peracun Sate Sianida Divonis 16 Tahun Bui

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memvonis terdakwa peracun sate bersianida, Nani Apriliani Nurjaman alias NA dengan pidana 16 tahun. Perempuan 25 tahun itu terbukti merencanakan tindakan pembunuhan.
 
"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 16 tahun," kata Hakim Ketua Aminuddin dalam sidang putusannya, Senin, 13 Desember 2021.
 
Racun sianida yang NA beli dinilai terbukti menyebabkan tewasnya bocah 10 tahun, Naba Faiz pada April lalu. Majelis hakim menilai, tindakan NA memenuhi unsur Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana sebagaimana dakwaan primer Jaksa Penuntut Umum (JPU). Meskipun, NA sebenarnya menargetkansalah satu anggota kepolisian yang berjanji menikahinya.

Selengkapnya di sini: Terdakwa Peracun Sate Sianida di Bantul Divonis 16 Tahun Penjara

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id