Terduga Pelaku Pembacokan Anggota Sabhara Polres Cianjur Ditangkap

    Antara - 17 Agustus 2020 19:53 WIB
    Terduga Pelaku Pembacokan Anggota Sabhara Polres Cianjur Ditangkap
    Kapolres Cianjur, Jawa Barat AKBP Mochamad Rifai merilis penangkapan terduga pelaku pembacokan terhadap seorang anggota sabhara. (Foto: ANTARA/Ahmad Fikri)
    Cianjur: Polres Cianjur, Jawa Barat, menangkap Lutfi Lukman alias Bacok, anggota geng motor terduga pelaku pembacokan terhadap anggota Sabhara Polres Cianjur, Briptu M Naufal Arief. Lutfi merupakan residivis yang baru keluar dari lembaga pemasyarakatan dengan kasus pencurian dan penganiayaan.

    Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai  mengatakan penangkapan dilakukan beberapa jam setelah aksi pembacokan. Lutfi ditangkap di kamar indekos wilayah Kecamatan Karangtengah.

    "Penangkapan pelaku setelah petugas mengorek informasi dari anggota gerombolan bermotor yang kerap meresahkan warga Cianjur. Timsus yang mendapat informasi langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku beserta barang bukti," katanya, Senin, 17 Agustus 2020.

    Baca juga: Geng Motor Bacok Anggota Polres Cianjur

    Tersangka langsung digelandang ke Mapolres Cianjur dengan barang bukti sebilah golok yang digunakan membacok anggota polisi, bendera gerombolan bermotor, dan kaus kelompok. Meski sempat berkelit, pelaku tetap membawa pelaku.

    "Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan, sedangkan 21 orang anggota gerombolan bermotor lainnya yang sempat ditangkap sudah dipulangkan dan mereka hanya dimintai keterangan," jelasnya.

    Sebelumnya, seorang anggota Sabhara Polres Cianjur Briptu Naufal Arief menjadi korban pembacokan oleh anggota gerombolan bermotor, saat bertugas mengatur lalu lintas di jalur Cianjur-Puncak, sehingga mengakibatkan korban mengalami luka di bagian kepala belakang.

    Baca juga: Pengunjung Malioboro Tak Acuh Protokol Kesehatan

    Saat kejadian, korban yang berseragam lengkap berusaha menertibkan gerombolan bermotor yang melintas ugal-ugalan meski kondisi arus lalu lintas sedang padat, karena jalur menuju Puncak-Cipanas sedang ditutup. Namun kelompok tersebut tidak mengindahkan peringatan petugas.

    "Anggota kami memberikan peringatan namun tidak diindahkan, sehingga anggota mengambil tindakan menepikan gerombolan tersebut. Namun tidak disangka beberapa orang langsung melayangkan senjata tajam," paparnya.

    Korban tidak sempat menghindar, sehingga mengalami luka di bagian kepala belakang. Korban pun langsung dibawa ke RSUD Cianjur guna mendapatkan pertolongan medis.


    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id