Bupati Ogan Ilir Tak Jaga Jarak Saat Umumkan Terinfeksi Korona

    Gonti Hadi Wibowo - 28 Juli 2020 17:17 WIB
    Bupati Ogan Ilir Tak Jaga Jarak Saat Umumkan Terinfeksi Korona
    ?Suasana konferensi pers di rumah dinas Bupati Ogan Ilir, Senin 27 Juli 2020 kemarin. DOK. ISTIMEWA
    Palembang: Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, menyesalkan tindakan yang dilakukan Bupati Ogan Ilir (OI) Ilyas Panji Alam, saat konferensi pers tatap muka mengumumkan dirinya positif covid-19, pada Senin, 27 Juli 2020. Kala itu jarak antara Ilyas Panji Alam dengan para pewarta hanya 2,5 meter.

    "Saya menghargai pengakuan ketulusan dan kejujurannya (Ilyas Panji Alam) tetapi ya harus juga menerapkan physical distancing," kata Herman, Selasa, 28 Juli 2020.

    Dia memastikan roda pemerintahan Kabupaten Ogan Ilir tidak terganggu meskipun Ilyas Panji Alam terpapar virus korona. Lantaran semua pekerjaan bisa dilakukan secara daring.

    "Pak Bupatinya kan isolasi mandiri di Rumah Dinas Ogan Ilir sehingga pekerjaannya itu bisa dilakukan secara daring," jelasnya.

    Baca: Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah 2.366 Orang

    Herman mengaku, dirinya tidak menjalin kontak bersama Ilyas Panji Alam selama 14 hari terakhir. Dia meminta pihak yang melakukan kontak dengan Ilyas Panji Alam untuk segera melakukan isolasi mandiri dan melakukan swab tes.

    "Gugus Tugas Covid-19 dan Dinas Kesehatan Ogan Ilir juga harus segera melakukan tracing kepada orang yang kontak erat agar penyebaran virusnya bisa dicegah dini sehingga tidak menyebar," katanya.

    Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, Firdaus Komar,  mengatakan seharusnya Bupati Ogan Ilir memahami dan menyadari untuk melakukan isolasi mandiri yakni tidak bertemu dengan orang banyak. Seorang pejabat, kata dia, seharusnya tetap mematuhi protokol kesehatan.

    "Ini bisa membahayakan karena bisa menulari orang lain disekitarnya," katanya.

    Dia menilai, kegiatan konferensi pers tersebut sangat berisiko untuk para jurnalis di Ogan Ilir. Dia menyayangkan para pewarta di Ogan Ilir yang semestinya sadar protokol kesehatan. 

    "Jangan sampai kita melakukan aktivitas apapun dengan Bupati Ogan Ilir yang sudah dinyatakan positif covid-19," ujarnya.

    (LDS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id