Lima Tenaga Medis Positif, RS Daya Makassar Tutup Layanan

    Muhammad Syawaluddin - 30 Mei 2020 20:50 WIB
    Lima Tenaga Medis Positif, RS Daya Makassar Tutup Layanan
    Ilustrasi RSUD Daya, Makassar, Sulawesi Selatan. Medcom.id/ Muhammad Syawaluddin
    Makassar: Sebanyak lima orang tenaga kesehatan Rumah Sakit Daya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dinyatakan positif covid-19. Hal itu menyebabkan layanan di rumah sakit daerah itu ditutup untuk sementara.

    Humas RSUD Daya, Wisnu Maulana, mengatakan dengan adanya tenaga medis yang dinyatakan positif, pihaknya meminta maaf kepada seluruh masyarakat karena saat ini layanan ditutup sementara. 

    "Jadi begini, kami ingin sampaikan kepada masyarakat Kota Makassar bahwa sejak kemarin layanan di UGD kami tutup sementara. Dikarenakan ada petugas yang terkonfirmasi positif covid-19," kata Wisnu di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 30 Mei 2020.

    Baca: RSKD Dadi Layani Pasien Gangguan Jiwa dan Rujukan Covid-19

    Wisnu menjelaskan lima tenaga kesehatan tersebut diketahui positif setelah menjalani rapid tes. Hasil rapid tes mereka dinyatakan reaktif sehingga ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan swab. Hasilnya positif.

    "Mereka yang reaktif dilakukan isolasi mandiri di hotel. Kemudian dilakukan tes swab dan hasilnya positif," jelas Wisnu.

    Saat ini kelima tenaga medis itu diisolasi di hotel yang telah disediakan oleh tim gugus Provinsi Sulawesi Selatan. Pihak rumah sakit juga telah melakukan pemeriksaan terhadap semua tenaga medis yang diduga pernah melakukan kontak dengan lima orang ini.

    Setidaknya ada 20 orang perawat dan lima dokter Rumah Sakit Daya, Makassar telah menjalani pemeriksaan karena diduga telah melakukan kontak dengan tenaga kesehatan yang positif virus korona.

    "Semua petugas UGD serta petugas lainnya yang pernah kontak dengan yang positif, dilakukan tes swab dan hasilnya sementara ditunggu," ungkapnya.

    Akibat adanya tenaga medis yang positif virus korona layanan di rumah sakit daerah Kota Makassar itu ditutup, mulai dari unit gawat darurat hingga pelayanan yang lainnya.

    Saat ini layanan yang dibuka hanya untuk virus korona dan persalinan. Hal itu dilakukan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan semua pihak. "Atas dasar itu pimpinan rumah sakit melakukan penutupan layanan UGD sambil menunggu hasil tes swab petugas lainnya," tandasnya.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id