Penyeleweng Dana Covid-19 di Papua Diancam Hukuman Mati

    Roylinus Ratumakin - 24 Juni 2020 11:07 WIB
    Penyeleweng Dana Covid-19 di Papua Diancam Hukuman Mati
    ilustrasi Medcom.id
    Jayapura: Organisasi Perangkat Daerah (OPD) fungsional diminta tidak menyelewengkan anggaran penanganan covid-19. Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Muhammad Musa’ad, mengatakan penyeleweng akan diganjar hukuman mati.

    "Jadi covid-19 ini menuntut kita harus menyediakan anggaran tetapi harus sangat hati-hati penggunaannya," kata Musa’ad, saat dikonfirmasi, Rabu, 24 Juni 2020.

    Baca: Gugus Tugas Covid-19 Bogor Tolak Rencana Konser Rhoma Irama

    Menurut Musa’ad anggaran bantuan tidak tetap pemeriksaannya sangat ketat, bahkan pertanggungjawabannya disampaikan kepada KPK dan Wakil Presiden.

    "Jika ada penyelewengan dana bantuan tidak tetap, hukum tertingginya adalah hukuman mati dan berbeda dengan kegiatan yang lain," jelasnya.

    Ia meminta terutama OPD fungsional yang menangani tugas dan tanggungjawab covid-19 di Papua untuk berhati-hati bekerja secara transparan dan mengedepankan aspek akuntabilitas, sehingga tidak menyebabkan masalah setelah covid-19 berlalu.

    "Covid-19 ini adalah semacam musibah bagaimana kita semua, tetapi mari kita jadikan sebagai momentum untuk melakukan perenungan dan memulai sesuatu yang baru mungkin selama ini tidak pernah kita lakukan," ujarnya.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id